Wednesday, July 17, 2019
Home Apps Shopee Akui Sempat Terjadi Masalah di Sistem Saat Shopee 9.9 

Shopee Akui Sempat Terjadi Masalah di Sistem Saat Shopee 9.9 

-

Jakarta, Selular.ID – Shopee baru-baru ini menggelar kampanye big sale yang diberi nama Shopee 9.9 Super Shopping Day.

Dalam kampanye tersebut, Shopee mengadakan kampanye big sale pada periode 27 Agustus hingga 9 September 2018, di mana menawarkan tiga promo besar, hadiah goyang Shopee dengan total Rp9,9 miliar, flash sale dari Rp99, dan potongan harga hingga 99 persen.

Handhika Jahja, Director Of Shopee Indonesia menjelaskan, Ia menyebut, Shopee 9.9 Super Shopping Day digelar secara serentak di 6 negara yakni Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam dan Filipina.

Dengan digelar secera serentak, Handhika menuturkan Shopee sudah mempersiapkan Infrastruktur, seperti server, logistik, dan sistem pembayaran. Menurutnya, persiapan sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu.

“Kita sudah persiapkan semuanya, seperti kapasitas, server maupun Bandwidth, walalaupun ada sedikit masalah di sistem, itu sudah kami perhitungkan, karena semuanya berbelanja di jam hampir dijam yang sama yakni jam 12.00 malam,namun semua biasa teratasi,tutur Handhika, disela-sela acara.

Dikatakan Handhika, kampanye big sale Shopee 9.9 Super Shopping Day kali ini merupakan yang pertama kali diadakan Shopee bersamaan dengan enam negara di mana e-Commerce tersebut beroperasi.

“Kami memang ada beberapa plan buat mengadakan big sale. Kalau tahun lalu, kampanye diadakan pada Oktober dengan nama 10.10 Big Mobile Shopping Day Shopee. Waktu itu jumlah pesanan yang masuk hampir satu juta per hari. Sekarang (big sale) pindah ke September,” Handhika lagi.

Alasannya, Shopee memilih September sebagai waktu yang pas karena pihaknya menilai pada periode ini banyak konsumen yang lebih tertarik untuk menghabiskan waktu belanja online. Ia pun mengaku kalau Desember sebetulnya juga menjadi waktu yang sesuai.

“Biasanya kan Desember, ada Harbolnas (Hari Belanja Nasional), Black Friday dan semacamnya. Tapi kami juga ingin mengadakan kampanye big sale di pertengahan kedua tahun ini. Jedanya harus cukup dari Desember, makanya kami memilih September,” jelasnya.

Sementara untuk kontribusi, Handhika menyebutkan Indonesia sendiri disebut mencapai 40% dari total transaksi.

Latest