Jakarta, Selular.ID – Semester pertama 2018 menjadi tahun pembuktian bagi Huawei. Vendor berlogo bunga merah menyala itu, sukses menggusur Apple sebagai produsen smartphone terbesar kedua di dunia.

International Data Corporation (IDC) merilis data awal yang menunjukkan para produsen (OEM) smartphone telah mengirimkan total 342 juta unit selama Q2 tahun ini.

Laporan juga memperlihatkan penurunan 1,8% dari Q2 tahun 2017, di mana OEM mengirimkan total 348,2 juta handset. Selama kuartal kedua 2018, Huawei telah melampaui Apple dalam jumlah pengiriman secara keseluruhan.

Raksasa China itu mengirimkan 54,2 juta unit handset. Angka tersebut adalah rekor tertinggi perusahaan dan menegaskan raihan 15,8% dari pangsa pasar global dan 27% dari pangsa pasar China (juga rekor Huawei).

Baca juga: IDC: Huawei Lampaui Apple di Q2 2018

Hal ini sekaligus menempatkan Huawei di posisi nomor dua secara global. Sementara Apple tergelincir ke posisi tiga dengan pengapalan 41,3 juta unit handset dan 12,1% pangsa pasar global.

Sukses menggusur Apple menjadikan Huawei lebih percaya diri. Vendor yang berbasis di Shenzen itu, bersiap untuk menjadi pemain puncak pada akhir 2019 mengalahkan Samsung yang sudah bercokol di posisi tersebut sejak 2012.

Sepanjang tahun ini, Huawei menargetkan pengiriman 200 juta smartphone, peningkatan 31% dibandingkan 2017 (153 juta unit). Richard Yu, CEO kelompok bisnis konsumen Huawei, mengatakan bahwa pencapaian yang signifikan sepanjang beberapa tahun terakhir, bisa menjadi pendororong keberhasilan selanjutnya dari Huawei, yakni menjadi vendor smartphone terbesar di dunia pada Q4 2019.

Yu mengatakan enam bulan terakhir telah luar biasa untuk bisnis konsumen Huawei, “Ditandai oleh pertumbuhan yang kuat dari bisnis kami di semua pasar dan lini produk”, ujar Yu seperti dikutip dari kantor berita Reuters.

Baca juga: Huawei Ungkap Strategi Baru untuk Indonesia

Huawei menyediakan rincian dari penjualan smartphone untuk paruh pertama tahun ini, dengan pengiriman yang P20 seri high-end melebihi 9 juta unit. Kemudian 10 juta Mate 10 model dan 50 juta unit mid-tier seri Nova. Khusus untuk pengiriman model Nova meningkat 60% tahun-ke-tahun.

Yu menambahkan pihaknya bertujuan untuk menambah 10.000 toko ritel Huawei di seluruh dunia pada akhir 2018, untuk menggenapi jumlah menjadi 63.000.