(Kiri – kanan : Pascal Dricot, Act. Country Division Lead of Digital Factory Division and Process Industries and Drives Division PT Siemens Indonesia dan Efraim Meyer, Sales and Technical Specialist of Factory Automation PT Siemens Indonesia) (Donnie/Selular.ID)

Jakarta, Selular.ID – Siemens meluncurkan software enginering terbaru yakni V15 dari Totally Integrated Automation (TIA).

Software ini akan mempersingkat waktu proses produksi. Mulai dari integrasi digital sampai dengan operasional pabrik yang transparan, TIA Portal lebih dari sekedar kerangka kerja teknik perencanaan.

Software ini dapat membantu pelanggan untuk mengintegrasikan semua sistem yang dibutuhkan dalam industri manufaktur.

“Software ini ditujukan untuk semua industri manufaktur di Indonesia. Misalnya, otomitif, kesehatan dan lain sebagainya,” ujar Pascal Dricot, Act. Country Division Lead of Digital Factory Division and Process Industries and Drives Division. PT Siemens Indonesia di sela peluncuran TIA V15 di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Dijelaskan Pascal, TIA Portal V15 menyediakan beragam pilihan teknik baru yang memungkinkan proses produksi lebih cepat dan efisien.

Software ini dapat mendeteksi kesalahan rekayasa teknik sejak dari awal sehingga dapat melakukan perbaikan atau bahkan menghindarinya sebelum uji coba system paska instalasi (commisioning). TIA Portal mampu terintegrasi dengan perangkat dan software lain. Software ini mampu membantu perusahaan manufaktur Indonesia menuju era Industri 4.0.

“Tia Portal V15 sudah mendapatkan peningkatan sitem dibandingkan versi sebelumnya. Software Tia Portal V15 hanya tersedia untuk desktop. Tia Portal bisa diakses di smartphone melalui aplikasi yang terintegrasi dengan Tia Portal,” papar Efraim Meyer, Sales and Technical Specialist of Factory Automation PT Siemens Indonesia di tempat yang sama.

Dikatakan Efraim Banyak aplikasi Siemens di Play Store yang dapat didownload dan semuanya telah terintegrasi dengan TIA Portal V15.

“Aplikasi tersebut terintegrasi dengan TIA Portal dan mesin produksi. Aplikasi tersebut dapat mengatur semua proses produksi di manufaktur. Jadi pengguna cukup memantau proses produksi melalui smartphone mereka,” tutup Efraim.