Friday, April 19, 2019
Home News Market Update Laba Lenovo Tumbuh Signifikan, Namun Divisi Ponsel Masih Telan Kerugian

Laba Lenovo Tumbuh Signifikan, Namun Divisi Ponsel Masih Telan Kerugian

-

Jakarta, Selular.ID – Pembuat perangkat yang bermarkas di China Lenovo menjungkirbalikkan kerugian fiskal Q1 2017/18 dengan keuntungan pada periode pembukaan fiskal 2018/19 karena pertumbuhan pendapatan meningkat, tetapi unit perangkat mobile-nya mengalami penurunan penjualan.

Dalam sebuah pernyataan perusahaan mengatakan divisi Mobile Business Group (MBG) meningkat secara signifikan selama kuartal yang berakhir 30 Juni berkat mengurangi biaya operasional lebih dari USD100 juta, menyempurnakan portofolio produknya, dan fokus pada pasar tertentu di mana ia dapat bersaing secara menguntungkan.

Kelompok ini mencatat kerugian sebelum pajak sebesar USD97 juta pada kuartal terakhir, turun dari kerugian sebesar USD173 juta pada periode yang sama 2017. Pendapatan turun 5,7 persen tahun-ke-tahun menjadi USD1,64 miliar.

Lenovo mengatakan pendapatan perangkat mobile dan volume pengiriman terus menguat di Amerika Latin, dengan keduanya tumbuh melampaui pasar selama tujuh kuartal.

Di Amerika Utara, volume ponselnya hampir dua kali lipat dari tahun ke tahun sebagai hasil dari apa yang dikatakannya sebagai “strategi penskalaan yang tepat” untuk diperluas ke semua empat operator selular utama.

Pada kuartal terakhir tahun fiskal 2017/18, Lenovo menciptakan Kelompok Perangkat Cerdas, menggabungkan Personal Computer dan Smart Devices Group dengan MBG-nya.

Ke depan, grup selular berencana untuk terus mengurangi kompleksitas, merampingkan portofolio, mendorong struktur biaya yang lebih kompetitif, dan terus secara signifikan mengurangi kerugian operasional. Perusahaan juga akan fokus pada upaya mendorong pertumbuhan yang menguntungkan dari pasar inti termasuk Amerika Latin dan Amerika Utara, dan memperkuat kehadirannya di pasar yang matang.

Laba bersih perusahaan yang diatribusikan kepada pemegang ekuitas mencapai USD77 juta dibandingkan dengan kerugian USD72 juta dalam Q1 fiskal 2017: pendapatan tumbuh 19 persen tahun-ke-tahun menjadi USD11,9 miliar.

Perusahaan mengatakan itu adalah pertumbuhan triwulanan dua digit dua kali berturut-turut, dengan peningkatan profitabilitas di semua unit bisnis.

Yang Yuanqing, ketua dan CEO Lenovo, mengatakan perusahaan telah melewati titik balik dan memasuki fase “mempercepat eksekusi strategi transformasi kami dan mempercepat peningkatan momentum dalam kinerja bisnis.”

Ia pun bertekad untuk mengembalikan bisnis smartphone kembali sehat seperti sebelum perusahaan mengakuisisi Motorola. Dalam periode terakhir, Kelompok Perangkat Cerdas melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 14 persen tahun-ke-tahun menjadi USD9.95 miliar.

Must Read

Skala dan Interoperabilitas Jadi Alasan LG Tunda Peluncuran Smartphone 5G

Jakarta, Selular.ID - LG Electronics dilaporkan menunda peluncuran smartphone 5G pertamanya secara komersial, V50 ThinQ 5G, dengan alasan perusahaan...