Sunday, September 20, 2020
Home News Telco Telkomsel: Penyalahgunaan Data Mungkin Ada

Telkomsel: Penyalahgunaan Data Mungkin Ada

-

Depok, Selular.ID – Menggelembungnya jumlah nomor SIM card yang teregistrasi disinyalir karena adanya penyalahgunaan data KK dan NIK oleh sejumlah oknum. Menanggapi hal itu, Telkomsel angkat bicara.

“Kalau dipikir, data NIK dan KK banyak yang beredar, kalau browsing aja masukkan keyword NIK dan KK, akan keluar banyak banget,” kata Adita Irawati, VP Corpcomm Telkomsel, saat ditemui Selular.ID usai peresmian uji coba Spekun di Perpustakaan UI Depok (14/3/2018).

Adita Telkomsel, Penyalahgunaan data
Adita Irawati, VP Corporate Communication Telkomsel

Menurut Adita, terkadang pelanggan mendaftar sesuatu menyertakan segala macam data-data itu.

Adita menyebutnya bukan bocor tapi memang ada yang sengaja menggunakan data orang lain yang bukan menjadi haknya.

“Kalau di Telkomsel kita sih sinyalir sampai saat ini mungkin ada tetapi belum ada laporan. Potensi itu ada tapi belum ada laporan resmi,” papar Adita.

Merujuk ke media sosial, Adita menyampaikan, laporan yang terkait dengan penyalahgunaan data di Telkomsel sendiri belum ada.

“Kita harapkan sih itu memang real condition,” katanya.

Mengenai penggunaan satu identitas yang masif, Adita mengatakan sistemnya mengikuti anjuran pemerintah.

“Kita comply dengan yang ditetapkan pemerintah, cuma memang kita gak bisa control juga para pelanggan akan menggunakannya seperti apa, kemudian outlet seperti apa,” tegasnya.

Di sistem Telkomsel, dikatakannya, sebenarnya bisa melacak ketika satu identitas dipakai untuk ratusan kali atau ribuan kali.

Namun, Telkomsel mengimbau pelanggan untuk melayangkan laporan jika memang menemukan penyalahgunaan itu.

“Sistem kita harus dibantu juga dengan laporan karena pelanggan kita 200 juta, jadi perlu effort juga kalau kemudian harus selalu bisa auto detect,” ungkapnya.

“Kami imbau masyarakat untuk aktif melakukan pengecekan kalau ada yang memang aneh, lapor ke Grapari,” imbuhnya.

Baca juga: Kominfo Selidiki Penyalahgunaan NIK dalam Registrasi Prabayar

Sampai saat ini, jumlah nomor Telkomsel yang berhasil registrasi ulang sudah ada 147 juta (per 28 Februari).

Kendati sudah diberlakukan blokir ke beberapa nomor, mereka masih bisa registrasi.

“Blokir bukan berarti mati. Hanya nggak bisa making call. Jika pada periode itu registrasi, nomornya akan langsung aktif,” pungkasnya.

Latest