spot_img
BerandaNewsIni Harapan Pemerintah Terhadap Investor Lokal

Ini Harapan Pemerintah Terhadap Investor Lokal

-


Jakarta, Selular.ID – Perkembangan startup di Indonesia memang cukup menggembirakan. Hal ini terlihat dari startup Indonesia mulai dilirik oleh investor besar dari luar negeri, seperti  Alphabet yang baru saja menyuntikkan dana untuk GoJek.

Sehingga dengan adanya hal itu, membuat semakin banyak investor besar lokal melakukan hal yang sama.

Diikatakan Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, masuknya investor asing menunjukkan kepercayaan mereka terhadap unicorn dan perusahaan teknologi Indonesia.

Kalau ada investor nasional masuk, apalagi yang besar, itu membuat investor asing menjadi lebih yakin. Rudiantara berharap supaya investor lokal memberikan suntikan dana ke startup lokal. Karena ini merupakan kepercayaan terhadap startup lokal.

“Saya yakin banyak investor besar di Indonesia, tunggu sebentar lagi pasti akan ada investor nasional masuk ke existing unicorn. ” ungkap Rudiantara di Jakarta (01/02/17)

Rudiantara menyebutkan, ini merupakan momentum baik untuk investor nasional  masuk agar mereka juga mendapatkan kucuran dana dari unicorn (startup dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar) Indonesia.

Kehadiran investor lokal, terutama dengan dana besar, sekaligus akan membuat lebih banyak investor asing masuk ke Indonesia. Hal ini akan membuat lebih banyak startup unicorn lahir di Indonesia.

“Saat ini, Indonesia telah memiliki empat startup unicorn yaitu GoJek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.”kata Rudiantara

Selain itu, katanya, pemerintah juga telah membuat alur investasi di Indonesia menjadi lebih mudah. Di Kemenkominfo sendiri, pihak-pihak yang ingin membangun startup juga hanya cukup melakukan pendaftaran saja, tanpa proses yang rumit.

Baca juga :  2 Bulan Lagi, OJK Siap Sahkan Panduan Data Nasabah Bank Digital

Kehadiran investor asing menimbulkan pertanyaan tentang perlindungan konsumen. Terkait hal ini, Rudiantara mengatakan pemerintah sedang menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi dan saat ini sudah berada di Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, katanya, juga sudah ada Peraturan Menteri (Permen) 2016 untuk perlindungan data terkait penyelengara sistem elektronik.

Baca juga :  2 Bulan Lagi, OJK Siap Sahkan Panduan Data Nasabah Bank Digital

“RUU Perlindungan Data Pribadi akan dimasukkan ke dalam Prolegnas dan dibahas dengan DPR,” tutupnya

spot_img

Artikel Terbaru