Saturday, November 23, 2019
Home News Feature Indosat Usulkan Pengaturan Tarif Bawah Data, Bagaimana Sikap Telkomsel?

Indosat Usulkan Pengaturan Tarif Bawah Data, Bagaimana Sikap Telkomsel?

-

Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel
Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel
Jakarta, Selular.ID – Dirut Indosat Ooredoo Alexander Rusli berharap Menkominfo Rudiantara segera merespon usulan mengenai pengaturan tarif bawah data. Ia ingin seluruh operator bisa segera duduk bersama dengan pemerintah membahas persoalan pelik tersebut, karena penetapan tarif bawah data memerlukan dukungan semua pihak.

Tiga petinggi operator, masing-masing Danny Buldansyah, Wakil Dirut Hutchinson Tri Indonesia (H3I), Dirut XL Axiata Dian Siswarini, dan Dirut Smartfren Merza Fachys, sudah bersuara.

Baik Danny maupun Dian berpendapat sama. Keduanya kompak menilai bahwa aturan batas bawah belum tentu dapat menyelesaikan masalah. Justru mungkin akan menimbulkan masalah baru. Sementara pandangan sebaliknya dilontarkan oleh Merza. Ia memandang perlunya pemerintah mengeluarkan aturan tarif data yang saat ini belum ada.

“Kalau aturan tarif voice ada kenapa (aturan tarif) data kok nggak ada?” ucap pria berkumis ini.

Hanya saja, Merza yang juga ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengingatkan, bahwa pengaturan batas bawah atau batas atas bukan sebatas nominal sekian rupiah. Pasalnya, industri selular bersifat dinamis. Sehingga peraturan yang fix bisa obsolete karena waktu.

Bagaimana dengan Telkomsel?

Dihubungi Selular, Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel, seperti biasa terlihat hati-hati. Dalam pesan pendek yang disampaikan ke Selular, Ririek ingin melihat perkembangan terlebih dahulu, sebelum pihaknya mengambil sikap atau keputusan.

Sikap kehati-hatian Telkomsel sesungguhnya dapat dimaklumi. Pasalnya, usulan perubahan regulasi terkadang membuat operator yang identik dengan warna merah itu berada dalam posisi sulit. Seperti terlihat dalam rencana perubahan tarif interkoneksi dan network sharing yang mengemuka sepanjang tahun lalu.

Di sisi lain, usulan pengaturan tarif bawah data kepada Telkomsel tidak sepenuhnya tepat. Pasalnya, meski memiliki pangsa pasar lebih dari 50% dan jumlah pelanggan mencapai 170 juta, Telkomsel justru sangat berhati-hati dalam menerapkan tarif data agar tidak menimbulkan kerugian.

Kajian yang dikeluarkan oleh KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), menunjukkan bahwa perbandingan harga antar operator dalam penerapan tarif data bervariasi. Mulai dari Rp 20.000 per giga bite hingga Rp 60.000 per giga bite. Ada juga operator yang menjual pada harga sekitar Rp 40.000.

Menurut Ketua KPPU Syarkawi Rauf, penetapan harga jual oleh operator selular untuk komunikasi data tidak berpengaruh terlalu besar terhadap permintaan konsumen atau pelanggan.

Latest