Friday, November 15, 2019
Home News Feature Ini Usulan Sanksi Kepada Operator yang Melanggar Batas Bawah Tarif Data

Ini Usulan Sanksi Kepada Operator yang Melanggar Batas Bawah Tarif Data

-

programmerJakarta, Selular.ID – Usulan tentang pengaturan tarif bawah oleh Indosat Ooredoo, telah memunculkan perbedaan pandangan di kalangan operator. Bagi yang tak sependapat, usulan ini dinilai tak efektif memecahkan masalah, mengingat akan muncul berbagai persoalan di lapangan.

“Misalnya operator ingin menawarkan produk baru dengan discount akan dianggap melanggar batas bawah. Biasanya jika ada operator yang baru launching service di area baru akan memberikan tarif yang relatif murah. Jika ada aturan batas bawah kemungkinan hal ini sulit dilakukan dan lain-lain,” kata Danny Buldansyah, Wakil Dirut Hutchinson Tri Indonesia (H3I).

Dirut Indosat Ooredoo Alexander Rusli, membantah bahwa usulan tarif bawah data akan mengekang operator dalam menetapkan tarif sesuai dengan kebijakan perusahaan.

“Penetapan tarif bawah data bertujuan baik untuk menyehatkan industri. Memang tarif dapat tetap bebas sesuai dengan kebijakan masing-masing operator. Kami hanya minta diatur hanya yield-nya. Kondisi sekarang juga hasil dari pemerintah yang keluarkan banyak lisensi. Jadi pemerintah harus memfasilitasi”, ujar Alex.

Karenanya agar pengaturan tarif bawah data bisa berjalan efektif, Alex pun mengusulkan mekanisme pengawasan dan sanksi kepada operator yang melanggar.
Pengawasan terhadap tarif batas bawah dilakukan secara ex-post dan dilakukan periodik setiap kuartal. Operator diwajibkan untuk menghitung yield data (total pendapatan data dibagi dengan total trafik data) selama satu kuartal dan melaporkannya kepada BRTI.

“Model pengawasan sederhana seperti ini akan memudahkan pengawasan mengingat skema tarif layanan data yang diterapkan operator sangat beragam”, kata Alex.

Sedangkan untuk sanksi diberikan kepada operator yang tidak mematuhi aturan tarif batas bawah, dilakukan secara berjenjang sesuai dengan kadar kesalahan. Dimulai dalam bentuk peringatan, pengenaan denda, pengurangan hak untuk melakukan promosi, sampai pada larangan melakukan promosi.

Dengan adanya aturan batas bawah, Alex berharap, yield operator akan membaik. Dampaknya adalah perbaikan kinerja operator yang juga akan meningkatkan pendapatan negara dalam bentuk pendapatan pajak maupun bukan pajak (BHP Telelekomunikasi dan kontribusi USO).

“Dan yang terpenting adalah terjaganya keberlangsungan layanan bagi masyarakat”, pungkas Alex.

Latest