Friday, February 21, 2020
Home News FinTech Fintech Investree Perluas Jangkauan di Luar Jabodetabek Untuk Pertama Kalinya

Fintech Investree Perluas Jangkauan di Luar Jabodetabek Untuk Pertama Kalinya

-

Ki-ka Bpk Adrian Gunadi, Bpk Dian Nugraha, Bpk Ihsanudin, Ibu Aida Sutanto, Bpk Ahmad FauziJakarta,Selular.ID – Investree peer to peer lending memperluas jangkauannya, dengan melakukan ekspansi usahanya ke Jawa Tengah dan sekitarnya, dengan kantor perwakilan yang berlokasi di Kota Semarang.

Hal ini sekaligus menandakan kehadiran Investree untuk pertama kalinya di luar Jabodetabek sebagai langkah awal untuk memperluas jangkauan layanan ke berbagai daerah di Tanah Air dengan menghadirkan fasilitas pinjam meminjam bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya industri kreatif dalam semangat bertajuk Semua Bisa Tumbuh.

Peresmian ekspansi usaha ini dilakukan setelah Investree resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Investree dinyatakan terdaftar sebagai Penyelenggara Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan diatur dalam administrasi Direktorat Kelembagaan dan Produk Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Dalam keterangan resminya, Adrian Gunadi Co-Founder & CEO Investree mengatakan, mengacu data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, bahwa terdapat peningkatan jumlah UMKM sebanyak 40 ribu dan hal tersebut merupakan potensi yang besar untuk dieksplorasi.

“Hadirnya kantor perwakilan Investree yang berlokasi di Semarang akan memudahkan kami dalam menjangkau Calon Borrower yang mayoritas adalah pegiat UMKM di Jawa Tengah dan sekitarnya, sehingga transaksi dapat berjalan lebih efektif dan efisien.”tutur Adrian

Adrian menuturkan, seluruh aktivitas atau transaksi pinjam meminjam di Investree dilakukan secara online, khususnya bagi Lender. Setiap tahapan mulai dari registrasi, melihat daftar pinjaman di marketplace, hingga mentransfer pendanaan dijalankan melalui situs Investree.

“Untuk pengelolaan dana, kami juga telah bekerjasama dengan bank rekanan Danamon dalam hal sistem manajemen kas berupa fasilitas automatic payment dan automatic posting atau yang biasa disebut dengan Host-to-Host Service, sehingga mempercepat proses pemberian pinjaman kepada Borrower,” imbuh Adrian.

Investree memiliki dua produk unggulan: Pinjaman Bisnis (Business Loan) dan Pembiayaan Karyawan (Employee Loan). Pinjaman Bisnis adalah modal kerja untuk memperlancar arus kas (cash flow) dengan menjaminkan tagihan atau invoice.

Mekanismenya, Borrower akan dibiayai melalui skema tersebut dengan cara menjaminkan tagihan yang sedang berjalan sebagai sumber pembayaran pinjaman oleh Borrower. Syarat-syaratnya: Borrower bersatus sebagai Perseroan Terbatas (PT), berdomisili di wilayah Jabodetabek, telah beroperasi minimal 2 tahun, memiliki hubungan bisnis dengan institusi besar, dan memiliki kelengkapan dokumen mulai dari legal pendirian perusahaan, NPWP, hingga laporan keuangan.

Sedangkan Pembiayaan Karyawan adalah pinjaman serbaguna, diberikan kepada karyawan yang bekerja di perusahaan yang bekerjasama dengan Investree. Berbeda dengan Pinjaman Bisnis yang dilakukan melalui pembiayaan invoice, Pembiayaan Karyawan dijalankan melalui skema potong gaji. Syarat-syaratnya: karyawan yang bersangkutan telah berusia 21 tahun atau lebih, terdaftar sebagai karyawan di perusahaan yang bekerjasama dengan Investree, berpenghasilan tetap dengan jumlah minimal Rp3,1 juta dan memiliki kelengkapan dokumen seperti KTP, NPWP, Surat Keterangan Kerja, dan slip gaji.

Latest