Thursday, November 14, 2019
Home News Bikin Mobil Pintar, Baidu Gandeng 50 Perusahaan

Bikin Mobil Pintar, Baidu Gandeng 50 Perusahaan

-

apollo-mobil-pintar-baiduJakarta, Selular.ID – Baidu, perusahaan teknologi China yang terkenal dengan mesin telusurnya, berharap bahwa platform Apollo open source ikut membantu memajukan mobil yang mengemudikan sendiri (smart car). Namun Baidu tidak melakukannya sendiri.

Dilansir dari Cnet, Baidu mengumumkan pihaknya telah menjalin kemitraan dengan sekitar 50 perusahaan yang berbeda untuk mempromosikan platform penggerak Apollo-nya.

Kelompok ini mencakup Nvidia, TomTom, Bosch, Daimler dan Ford, serta produsen mobil China seperti Chery dan BAIC Motor.

Sama seperti Waymo, pesaing utamanya, Baidu tidak ingin membangun mobil penggerak sendiri. Sebaliknya, Baidu ingin membangun sebuah paket perangkat keras dan perangkat lunak yang akan mendukung mobil self-driving dari produsen lain.

Membangun mobil dari bawah ke atas adalah usaha mahal bernilai miliaran dolar AS, dan tidak pernah menjamin berbuah sukse. Hal inilah yang membuat pemasok mengambil keputusan dengan ekstra berhati-hati.

Di situlah Apollo masuk. Program yang dinamai sesuai program luar angkasa AS, ingin menghadirkan sistim open source untuk pengembangan mobil penggerak sendiri.

Apollo ingin memberi pengembang alat yang dibutuhkannya untuk membantu membawa mobil otonom ke pasar, termasuk data, API dan peta beresolusi tinggi. Baidu’s COO menyebut Apollo sebagai “Android industri pendorong otonom.”

Perusahaan yang memanfaatkan Apollo tidak akan bisa mendapatkan kendaraan di jalan umum dulu. Mulai akhir bulan ini, Baidu berharap dapat membuka teknologi yang memungkinkan pengembang menguji mobil mereka di area yang sangat spesifik dan terbatas.

Menurut timeline di situsnya, tes terbatas ini akan diperluas ke “kondisi jalan perkotaan yang sederhana” pada bulan Desember mendatang. Selanjutnya dengan penggunaan jalan umum yang tepat pada tahun 2020.

Hal ini bertentangan dengan strategi Waymo. Sementara kedua perusahaan teknologi tersebut memiliki kemitraan terbuka dengan sejumlah pemasok dan pembuat mobil, pengembangan Waymo terjadi di balik pintu tertutup.

Melihat kedua perusahaan tadi berharap mendapatkan sistem mereka dapat dioperasikan di jalan dalam 5 sampai 10 tahun mendatang, maka berarti tidak akan terlalu lama sebelum kita dapat mulai memikirkan pendekatan mana yang lebih baik.(nth)

Latest