Thursday, August 22, 2019
Home News Cimol Wakili Indonesia di Ajang Microsoft Imagine Cup 2017

Cimol Wakili Indonesia di Ajang Microsoft Imagine Cup 2017

-

imagine-cup-microsoftJakarta, Selular.ID – Developer muda asal Institut Teknologi Bandung, Cimol, berhasil lolos ke babak final tingkat Asia Tenggara pada Microsoft Imagine Cup 2017. Tim Cimol lolos ke babak selanjutnya berkat aplikasi yang dibesutnya, Hoax Analyzer.

Tim Cimol berhasil unggul dari 521 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang telah melalui seleksi ketat untuk sampai pada babak final Indonesia. Kelima finalis Indonesia yang telah terpilih pada Maret lalu pada hari ini mempresentasikan hasil final dari aplikasi yang mereka kembangkan. Tim CIMOL yang terpilih, akan diberangkatkan ke Manila, Filipina pada tanggal 23 – 26 April 2017 mendatang untuk bertemu dan berkompetisi dengan para pemenang dari negara-negara Asia Tenggara lainnya.

“Kami merasa senang dan bangga dengan keberhasilan tim kami. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat mewakili Indonesia dalam babak final Asia Tenggara di Manila. Aplikasi Hoax Analyzer ini kami ciptakan untuk mengurangi jumlah informasi hoax yang beredar di masyarakat. Kami berharap temuan kami ini dapat bermanfaat bagi semua orang di Indonesia, bahkan di seluruh dunia,” ujar Adinda Budi Kusuma Putra dari tim CIMOL.

Para finalis yang terpilih akan memperebutkan tiket ke World Final Microsoft Imagine Cup 2017 yang akan diselenggarakan di markas Microsoft di Seattle, Amerika Serikat pada Juli 2017 mendatang. Kompetisi ini memiliki hadiah utama uang tunai sebesar Rp 1,3 Miliar dan layanan Microsoft Azure senilai Rp 1,6 Miliar.

Anthonius Henricus, Developer Evangelism and Experience Director, Microsoft Indonesia menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh finalis Imagine Cup Indonesia.

“Seluruh tim yang berpartisipasi sungguh menunjukkan kreativitas dan inovasi yang luar biasa. Sebanyak 50% dari proses penilaian berfokus kepada pemanfaatan teknologi dalam pengembangan aplikasi, khususnya teknologi komputasi awan, Azure. Berbeda dari Imagine Cup tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami tidak menentukan kategori dalam Imagine Cup, sehingga membebaskan kreativitas para peserta dalam berinovasi. Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak bagi finalis asal Indonesia agar dapat melaju hingga ke babak dunia,” tandasnya.

Latest