Alex J sinaga, Dirut Telkom

Alex J sinaga, Dirut Telkom
Alex J sinaga, Dirut Telkom
Jakarta, Selular.ID – Maret 2017 menjadi penanda dua tahun lebih Alex J. Sinaga menjabat sebagai Direktur Utama PT Telkom. Seperti kita ketahui, penyuka pisang barangan ini, resmi ditunjuk oleh pemerintah sebagai pemegang saham pada Desember 2014. Menggantikan pendahulunya, Arif Yahya, yang diberi peran sebagai Menteri Pariwisata oleh Presiden Jokowi.

Meski belum terlalu lama menahkodai Telkom, menarik untuk menelisik kinerja yang sudah diraih oleh pria kelahiran Tigabalata, 11 kilometer dari Pematang Siantar itu. Pasalnya, di luar persoalan bisnis dan industri, sepanjang tahun lalu Telkom didera oleh berbagai isu yang berpotensi menggerus pendapatan.

Namun polemik yang bersumber dari rencana pemerintah mengubah tarif interkoneksi dan revisi PP 52/53, nyatanya tak berdampak negatif terhadap kinerja PT Telkom. Malah BUMN telekomunikasi itu sepanjang kuartal ketiga 2016 mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 13,8 persen di banding periode yang sama 2015 menjadi Rp86,19 triliun.

Perolehan ini sangat didukung oleh bisnis Data, Internet, dan IT yg meningkat tajam 37 persen YoY. Bisnis Data, Internet, dan IT tersebut memberikan kontribusi sebesar 37,7 persen terhadap total pendatapan Perseroan.
Pertumbuhan yang signifikan di bisnis Data, Internet, dan IT Services itu sejalan dengan arah perusahaan yang tengah bertransformasi menjadi digital telecommunication company.

Hingga Triwulan III/2016 Telkom membukukan laba bersih sebesar Rp14,73 triliun atau tumbuh 27,6 persen serta EBITDA Rp44,38 triliun atau tumbuh 20 persen dari periode yg sama tahun lalu. Kinerja Perseroan yang dapat mencatatkan triple-double-digit growth ini ditunjang pula dari performansi salah satu anak usahanya, Telkomsel, yang terus membukukan kinerja sangat baik.

Telkomsel meraih pendapatan sebesar Rp63,65 triliun dengan pendapatan digital business tumbuh 40,8 persen menjadi Rp22,17 triliun dan berhasil mencetak laba bersih senilai Rp21,03 triliun.

Menurut Alex , pertumbuhan pengguna smartphone di Indonesia yang rata-rata mencapai 10 juta setiap tahunnya, merupakan potensi yang sangat besar. Itu sebabnya, pihaknya sangat yakin, kinerja Telkom pada tahun-tahun mendatang akan didominasi oleh bisnis digital.

“Tahun lalu, porsi bisnis digital sudah naik dari 28% menjadi 50%. Tahun ini maunya dominan, lebih dari 50%”, ujarnya.

Sejumlah langkah sudah disiapkan untuk memperkuat bisnis digital. Diantaranya terus berekspansi dan memperkuat infrasturktur jaringan data, menggalang seluruh kalangan generasi untuk berinovasi, mendorong sosialisasi menuju masyarakat digital.

Untuk memenangkan persaingan di era digital, Alex menegaskan, pembangunan infrastruktur terus digenjot oleh Telkom. Pembangunan itu antara lain mencakup fiber optic, serta jaringan 3G, 4G dan 4,5G di berbagai pelosok oleh Telkomsel. Sampai saat ini, Telkomsel sudah membangun jaringan 4G di 162 kota di seluruh Indonesia.