Beranda Devices Mampukah Vivo Penuhi TKDN 30 Persen?

Mampukah Vivo Penuhi TKDN 30 Persen?

-

IMG_20161123_122546Jakarta, Selular.ID – Aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dibuat oleh pemerintah, mewajibkan siapa saja vendor ponsel yang ingin menjual smartphone 4G di Tanah Air, harus bisa membenamkan komponen lokal di dalam perangkat tersebut. Untuk tahun ini, minimal komposisi komponen lokal yang harus dipenuhi sebesar 20%, dan harus meningkat menjadi 30% pada 1 Januari 2017.

Sejauh ini sudah cukup banyak vendor mengklaim telah memenuhi TKDN 20% untuk perangkat 4G, salah satunya adalah Vivo. Permasalahannya, apakah Vivo bisa mematuhi syarat TKDN 30% yang akan resmi berlaku, awal januari 2017 nanti.

Terkait hal tersebut, Kenny Chandra, Product Manager Vivo Indonesia, membenarkan jika hingga saat ini pihaknya baru bisa memenuhi 20% TKDN. Sementara untuk mencapai 30%, menurut Kenny, saat ini pihaknya masih mencari strategi yang pas, akan bisa memtaati aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Yang pasti, Vivo akan mentaati aturan yang sudah dibuat pemerintah. Tahun depan ponsel 4G kita sudah 30% TKDN-nya,” ucap.

Kenny melanjutkan, banyak cara yang bisa ditempuh agar bisa memenuhi TKDN 30%. Salah satu cara yang bisa dilakukan, memasukan aplikasi lokal. Pasalnya berdasarkan info, aplikasi lokal termasuk dalam perhitungan TKDN.

“Hanya saja hingga saat ini, kami masih belum menemukan aplikasinya. Kemungkinan, tipe aplikasi lokal tersebut jauh dari fokus Vivo, yakni kamera dan musik,” kilah Kenny, tanpa menjelaskan kapan rencana tersebut direalisasikan.

Perlu diketahui, untuk mencapai TKDN 20% yang berlaku tahun 2016 ini, Vivo mengklaim telah membangun pabrik di kawasan Tanggerang.

Artikel Terbaru