Sunday, May 26, 2019
Home News Kisruh Interkoneksi Belum Usai, Operator Harus Jaga Sikap

Kisruh Interkoneksi Belum Usai, Operator Harus Jaga Sikap

-

IMG_20160909_161223Jakarta, Selular.ID – Pemerintah dalam hal ini Kementrian Komunikasi dan Informatika, sudah menunda penerapan tarif interkoneksi yang baru. Walau sudah ditunda, bukan berarti kisruh interkoneksi akan berakhir dalam waktu dekat.

Banyaknya aspek yang bersingungan dari kebijakan interkoneksi, menjadikan polemik semakin menarik untuk ditelusuri lebih dalam. Aspek ekonomi, hukum, hingga persaingan usaha menjadi, beberapa sektor yang bersinggungan dengan kisruh interkoneksi ini.

Menurut Dr Mohamad Ikhsan Modjo, pengamat ekonomi, kebijakan interkoneksi tentu akan menimbulkan dua kubu yang berbeda, ada yang pro dan kontra. Dan hal tersebut adalah sesuatu yang wajar.

“Dengan apa yang sudah dilakukan pihak yang kontra dalam membangun industri selular di Indonesia, wajar jika mereka menolak interkoneksi. Tapi kita juga tidak bisa menutup mata terhadap pihak yang pro,” ucapnya.

“Yang diharapkan saat ini, adalah kesepakatan bersama dari setiap operator dalam menentukan tarif interkoneksi yang baru, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” imbuhnya, saat ditemui usai diskusi Aspek Persaingan Usaha dalam Penetapan Tarif Interkoneksi, di Jakarta.

Lebih lanjut Ikhsan Modjo, berharap agar masing-masing pihak mau menahan diri, dengan tidak melakukan manuver yang berlebihan.

“Jangan lagi pihak yang kontrak, selalu bilang negara akan rugi besar jika interkoneksi jadi dipangkas. Sebaliknya pihak yang pro juga harus bisa menjaga sikap mereka,” tutupnya.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest