spot_img
BerandaNewsTidak Mau Terus "Digantung" Operator Butuh Kepastian Soal Interkoneksi

Tidak Mau Terus “Digantung” Operator Butuh Kepastian Soal Interkoneksi

-

Indosat-Alexander rusli

Jakarta, selular.ID – Kisruh tarif interkoneksi sudah sampai ke tangan wakil rakyat. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat-Republik Indonesia (DPR-RI), semua operator telekomunikasi sudah menyampaikan keluh kesah mereka perihal polemik interkoneksi.

Dalam RDP tersebut, secara garis besar sudah bisa ditebak inti dari “curhatan” para operator tersebut. Telkom dan Telkomsel kompak meminta pemerintah menggunakan skema perhitungan asimetris dalam menentukan penurunan tarif interkoneksi.

Sementara pihak XL, Indosat Ooredoo, Smartfren serta Tri, justru mendukung rencana pemerintah yang rencana menggunakan skema simetris dalam menetapkan pemangkasan interkoneksi

Terlepas dari silang pendapat tersebut, ternyata ada hal yang jauh lebih penting dibanding urusan simetris atau asimetris.

Menurut Dian Siswarini, CEO XL, menuturkan yang terpenting saat ini adalah kepastian. “Kita butuh kapan kepastian kapan biaya interkoneksi yang baru,” ucapnya.

“Kami sebenarnya berharap interkoneksi bisa turun lebih jauh dari rencana yang akan diterapkan pemerintah. Namun yang lebih penting lagi adalah kepastian. Jika belum ada kepastian, kita juga binnggung untuk menjalankan skema bisnis ke depannya,” ungkap Dian.

Hal senada juga disampaikan Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredoo. Menurutnya, jika belum ada kepastian seperti saat ini, operator bisa kesulitan menerapkan strategi apa buat berkompetisi kedepanya.

“Kepastian jadi tidaknya tarif interkoneksi itu penting banget Bos. Jangan sampai mengantung seperti saat ini, kita sudah nunggu terlalu lama,” timpal pria berkacama mata ini menyudahi obrolan.

Baca juga :  Pengamat: Penguasaan Frekuensi 1800 Mhz Indosat-Tri Indonesia Dua Kali Lebih Besar dari Telkomsel dan XL Axiata
spot_img

Artikel Terbaru