Thursday, August 22, 2019
Home News Lebih Dari 100 Juta Profesional di Asia Pasifik Terhubung di LinkedIn

Lebih Dari 100 Juta Profesional di Asia Pasifik Terhubung di LinkedIn

-

linkedinJakarta, Selular.ID – LinkedIn, jejaring khusus kalangan profesional kini telah menembus angka 100 juta pengguna di wilayah Asia Pasifik saja. Angka tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Tak ayal, dengan jumlah anggota tersebut, wilayah Asia Pasifik sekarang merepresentasikan sebesar 22% anggota LinkedIn dari seluruh dunia yang memiliki total lebih dari 450 juta anggota.

Sebagai salah satu negara yang berada di wilayah tersebut, India masih menjadi pasar terbesar dengan 37 juta anggota. Adapun secara global, India menjadi basis anggota LinkedIn terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Negara dengan jumlah anggota terbesar lainnya di Asia Pasifik adalah China, yang memiliki lebih dari 23 juta anggota, dan Australia yang memiliki 8 juta anggota.

Sederetan pemimpin terkemuka turut hadir di LinkedIn sebagai LinkedIn Influencer, untuk memberikan inspirasi bagi kalangan profesional agar berkembang. Beberapa sosok yang dimaksud adalah Tony Fernandes (Group CEO, AirAsia), Piyush Gupta (Group CEO, DBS Bank), Hiroshi Mikitani (CEO, Rakuten Inc.), Andrew Penn (CEO, Telstra), Kiran Mazumdar-Shaw (Chairman &  Managing Director, Biocon), dan Narendra Modi (Perdana Menteri India).

“Yang membuat pencapaian ini lebih istimewa adalah mengetahui betapa cepatnya laju pertumbuhan tersebut, dimana kami mampu melipatgandakan jumlah anggota kami menjadi 100 juta anggota, setelah sebelumnya mencapai 50 juta anggota. Hal ini sekaligus memperlihatkan pemahaman yang lebih baik akan adanya nilai ekonomi di dalam personal branding dan jaringan profesional global. Pada skala ini, LinkedIn dalam posisi yang lebih kuat untuk membantu anggota terhubung ke peluang ekonomi, baik itu pekerjaan baru, promosi atau berbagai peluang bisnis lainnya,” Olivier Legrand, Managing Director, LinkedIn Asia Pacific and Japan.

Di wilayah Asia Tenggara sendiri, basis anggota LinkedIn turut bertumbuh, naik dua kali lipat sejak tahun 2014 dan kini mencapai lebih dari 18 juta anggota. Indonesia adalah basis anggota LinkedIn terbesar di wilayah tersebut, dengan lebih dari 6 juta anggota, diikuti oleh 4 juta anggota di Filipina, 3 juta anggota di Malaysia, serta 1 juta anggota di Singapura.

Olivier menambahkan dengan memiliki 40% atau 280 juta kalangan profesional dunia yang tinggal dan bekerja di wilayah Asia Pasifik, kami memiliki banyak ruang untuk berkembang. Terlebih lagi di Indonesia, negara ini memiliki populasi yang terdiri dari anak muda yang lekat dengan dunia digital, dan faktanya pelajar serta profesional muda mewakili demografi dengan pertumbuhan tercepat di LinkedIn.

“Di saat Asia Pasifik terus meraih momentum sebagai wilayah pendorong perekonomian dunia, kami berharap anggota kami menjadi lebih sukses dan dapat memperluas pengaruh mereka ke seluruh dunia,” tandasnya.

Latest