spot_img
BerandaFokusPedagang: Jual iPhone BM Untungnya Besar

Pedagang: Jual iPhone BM Untungnya Besar

-

iPhone-6sJakarta, Selular.ID – Fenomena peredaran produk ilegal atau Black Market (BM) di Indonesia bak mengurai benang kusut lantaran begitu rumitnya mengurai peredaran ponsel BM. Walhasil hingga saat ini produk ilegal tersebut, tidak pernah hilang dari Indonesia. Bahkan bisa dikatakan, peredaran produk tak bertuan itu kini justru semakin marak.
Peredaran produk BM yang semakin maraknya, bukan sekedar omong kosong belakang. Berita tertangkapnya 2 mobil box yang disinyalir membawa ponsel ilegal di kawasan Slipi, menjadi bukti paling nyata jika produk ilegal masih beredar mudah di negeri ini. Dari razia tersebut, setidaknya pihak berwenang berhasil mengamankan 10 ribu unit smartphone, dimana sebagian produk tersebut adalah iPhone 5, iPhone 5S, iPhone 6S.
Terkait dengan peredaran smartphone ilegal yang melibatkan iPhone, banyak yang mengatakan ponsel pintar buatan Apple tersebut adalah satu satu bintang penjualan produk BM. Salah satu tokoh yang penyatakan hal tersebut adalah, Lee Kang Hyun, Wakil Ketua Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI).
Dalam suatu kesempatan, pria yang akrab disapa Mr Lee ini, berpendapat peredaran ponsel BM di Tamah Air sudah sangat menghawatirkan. Secara tersirat pria asal Korea Selatan tersebut, menyebutkan jika iPhone menjadi salah satu ponsel ilegal yang banyak peminatnya.
“Dari data salah satu operator, saat ini ada sekitar 150 pelanggan yang mengaktifkan kartunya di smartphone berinisial A dengan kode 6S dan 6S Plus. Padahal sejauh ini kedua tipe smartphone dari vendor A tersebut belum bisa rilis di Tanah Air lantaran terganjal aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN),” tutur Lee Kang Hyun.
Jika merujuk dari pernyataan tersebut, sangat jelas jika smartphone yang dimaksud, Lee Kang Hyun adalah produk buatan Apple, yakni iPhone 6S dan 6S Plus.
Apa yang disampaikan petinggi APSI tersebut, bisa dikatakan berbanding lurus dengan kondisi di pasar. Dari hasil penelusuran Selular.ID khususnya di kawasan Mal Ambasador, banyak pedagang menginfokan smartphone berlambang buah Apel “groak” itu memang banyak peminatnya, termasuk produk ilegalnya.
Pemilik Star Cell yang merupakan salah satu distributor utama di kawasan Ambasador, mengungkapkan, walau terbilang mahal, ponsel BM iPhone masih banyak diminati. Bahkan bisa dikatakan iPhone menjadi bintang utama dalam penjualan ponsel ilegal di Ambasador.
“Jual iPhone BM enak mas, untungnya besar. Jadi jangan heran banyak pedagang yang menjadikan iPhone sebagai produk utama dalam penjualan ponsel BM,” tutur wanita berparas oriental yang enggan disebutkan namanya tersebut kepada Selular.ID.
Di kawasan yang sama, Hasan pemilik Jakarta Cel, membenarkan iPhone menjadi salah satu ponsel BM paling banyak diminati. “Perbedaan harga antara iPhone BM dan resmi bisa sekitar 1-2 jutaan, jadi wajar juga banyak yang mencarinya. Dalam 1 hari saya minimal menjual 2 unit iPhone BM, kalau produk resminya dalam rentang waktu yang sama belum tentu ada yang membeli,” terangnya.
“iPhone BM saat ini yang sedang banyak diincar adalah seri SE. Di luar iPhone, produk ilegal dari Cina berinisial X juga lumayan peminatnya,” tukas pria keturunan Arab tersebut.
Baca juga :  Youtube Music Sediakan Layanan Mode Audio Secara gratis
spot_img

Artikel Terbaru