Tuesday, June 2, 2020
Home Headline Ponsel 'Black Market' (Masih) Momok Bagi Distributor Resmi

Ponsel ‘Black Market’ (Masih) Momok Bagi Distributor Resmi

-

Black MarketJakarta, Selular.ID – Ponsel black market (BM) yang berkembang di toko online, kembali mengganggu bisnis distributor ponsel resmi. Keberadaan barang black market (BM) yang dijual bebas di online shop tentu akan sangat merugikan. Tidak hanya konsumen, distributor resmi, bahkan juga negara dirugikan dengan semakin maraknya praktek jual beli produk BM.

Dari segi konsumen, mereka tidak akan mendapatkan dukungan dalam bentuk garansi seandainya terjadi kerusakan pada smartphone mereka. Bahkan, ada sejumlah kasus ponsel BM yang terindikasi menyimpan malware di dalamnya.

Bagi pemerintah sendiri, jika penjualan produk BM masih marak, negara akan kehilangan potensi pemasukan pajak dari sektor industri ponsel yang nilainya tentu saja tidak kecil. Dari segi distributor apalagi. Distributor resmi bisa dikatakan menjadi salah satu pihak paling dirugikan dengan semakin maraknya perdagangan ponsel BM.

Sebagai negara kepulauan Indonesia memang mempunyai potensi yang sangat besar bagi peredaran barang-barang ilegal meengingat banyaknya pelabuhan sebagai pintu masuknya. Sehingga sangat dipahami kesultan yang dihadapi pemerintah terlebih di era online ini prdagangan tidak mengenal batas wilayah negara.

Djatmiko Wardoyo, Direktur Pemasaran dan Komunikasi PT Erajaya Group, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan tantangan baru yang tidak hanya dihadapi oleh pemerintah melainkan juga distributor. Untuk menghadapinya dibutuhkan ketegasan para regulator, untuk mencegah toko online menjual produk yang sejatinya belum diedarkan secara resmi di Tanah Air. “Jika pemerintah tidak melakukan penertiban, bisa dipastikan praktek tersebut akan semakin sering dilakukan para Toko Online,” ucapnya.

djatmiko
Djatmiko Wardoyo, Direktur Pemasaran dan Komunikasi PT Erajaya Group

Pria yang akrab disapa Koko menerangkan, pihaknya sejauh ini hanya bisa menghimbau agar regulator segera menerapkan aturan yang mengatur aktivitas jual beli di situs belanja online. “Kami bukan regulator, jadi domain kami hanya sebatas menghimbau pihak terkait untuk segera mengatur toko online, agar mereka tidak lagi seenaknya menjual produk yang belum dijual resmi di Tanah Air,” urai Koko.

Kondisi ini dikatakanya selain merugikan Erajaya sebagai distributor resmi karena porsinya semakin berkurang, juga merugikan pemerintah dan masyarakat sebagai konsumen.

Koko menambahkan, “potensial money” yang bisa hilang akibat ulah toko online tersebut terbilang cukup besar mengingat barang-barang yang masuk tanpa kelengkapan dokumen tersebut tidak terkena pajak.

”Saya tidak bisa buka berapa angkanya, kerugian yang bisa para distributor resmi seperti kami, kurang lebih angkanya bisa mencapai 2 digit. Sederhananya barang tersebut tentunya tidak terkena PPN 10 Persen” tukasnya.

Jika melihat kondisi sekarang ini, tidak salah jika online shop sudah menjadi lahan subur bagi penjualan berbagai produk ilegal. Walau setiap pelaku industri e-commerce, mengaku memiliki sistem seleksi yang ketat, pada kenyataannya hingga kini masih banyak pedagang yang menjual produk BM secara leluasa di berbagai online shop.

Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Muhammad Budi Setiwan menyampaikan bahwa semua perangkat telekomunnikasi yang akan didistribusikan di Indonesia harus mendapatkan sertifikasi setelah lulus uji kelayakan.

Kominfo dikatakan Dirjen yang biasa disapa Iwan juga melakukan kegiatan post market surveillance terhadap smartphone yang beredar. “Biasanya kita pantau apakah produk yang diedarkan sesuai dengan spesifikasi yang didaftarkan atau tidak termasuk kelengkapan dokumennya” jelas Iwan.

Beberapa sanksi pun bakal dikenakan kepada vendor maupun pihak lain yang jika dalam temuan terbukti melakukan pelanggaran. Mulai dari sanksi adminstratif hingga sanksi pidana akan dikenakan kepada piha yang terbukti bersalah.(Iqbal/Fauzi/Indra)

TERBARU

Triasmitra Menangkan Kasus Perusakan Kabel Fiber Optik Bawah Laut

Jakarta, Selular.ID – PT Ketrosden Triasmitra (Triasmitra) berhasil memenangkan kasus pengrusakan sistem komunikasi khususnya...

Dorong Vendor Tingkatkan Produksi, India Melonggarkan Kebijakan Ponsel

Jakarta, Selular.ID - India membuat langkah besar menuju insentif dan memperluas produksi lokal dari...

Ponsel 5G ZTE Axon 11 SE Diumumkan

Jakarta, Selular.ID - Sesuai jadwal, ZTE mengumumkan ponsel 5G terbaru di negara asalnya Cina....

Latest