Saturday, July 11, 2020
Home Headline XL Yakin Pertumbuhan Iklan Video AdReach Capai 250%

XL Yakin Pertumbuhan Iklan Video AdReach Capai 250%

-

AdreachJakarta, Selular.ID – XL Axiata merupakan satu-satunya operator di tanah air yang memiliki unit bisnis sendiri untuk mengelola layanan iklan digital bernama AdReach. Didirikan sejak 2013, AdReach telah berkembang pesat dengan total jumlah 3.000 pengiklan hingga akhir 2015 lalu. Bukan hanya XL, AdReach juga melayani pelanggan Telkomsel dan Indosat.

Melayani tiga operator terbesar tanah air, menjadikan AdReach sebagai platform iklan digital yang memiliki jangkauan pengguna ponsel terbesar dengan jumlah 240 juta, atau 98 persen dari total pemilik ponsel di Indonesia.

Dikatakan Kukuh Satrio Wibowo, Mobile Advertising – Product, Digital Services, XL Axiata, dulu media beriklan sangat terbatas. Pengiklan hanya bisa memilih antara layar kaca dan surat kabar untuk beriklan. Tapi kini teknologi semakin berkembang. Semakin membaiknya jaringan telekomunikasi yang dimiliki operator, membuat iklan digital menjadi pilihan menarik bagi pemasang iklan, bukan hanya format gambar, tapi juga video.

Dengan mengusung teknologi 4G LTE akan mampu tingkatkan kualitas layanan pada format video dan gambar, sehingga efektivitas pengiriman pesan bisa ditingkatkan.

Layanan video-ad sudah hadir sejak AdReach diperkenalkan. Namun pada saat itu, Kukuh mengaku, iklan berupa video belum popular. Pengiklan masih memanfaatkan channel YouTube untuk beriklan dengan format video. Konsumen juga biasanya hanya mengakses melalui desktop, bukan smartphone.

Dengan berkembangnya teknologi, akses data di ponsel menjadi lebih stabil. Ditambah tarif internet mobile yang kian terjangkau, diakui Kukuh membuat pengguna ponsel semakin nyaman mengakses video di smartphone. Sehingga, bukan hanya Youtube, platform video lain juga ikut populer. Dengan begitu, kanal video-ad AdReach juga sudah dimanfaatkan oleh beberapa brand.

Pertumbuhan rata-rata mobile-ad AdReach mencapai 85 persen tiap tahun. Kalau untuk peningkatan video-ad sendiri mencapai 150 persen di tahun 2015, dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun ini, kami menargetkan pertumbuhan video-ad sebesar 250 persen,” sebut Kukuh.

Dari 3.000 pengiklan AdReach, baru sekitar 10 persen yang memanfaatkan video-ad. Beberapa brand yang sudah memanfaatkan video-ad AdReach, mulai dari BlackBerry, Samsung, HP, dan beberapa produk Unilever.

Latest