Wednesday, September 18, 2019
Home Devices Smart Car Bagaimana Mobil Terkoneksi Bisa Mengubah Gaya Hidup Seseorang

Bagaimana Mobil Terkoneksi Bisa Mengubah Gaya Hidup Seseorang

-

Bosch-kemudi-otomatisJakarta, Selular.ID – Pada ajang CES 2016 di Las Vegas, penyedia teknologi dan jasa, Bosch, memamerkan teknologi inovasi untuk rumah, kota, mobil, serta tempat kerja. Perusahaan menggunakan slogan “Simply.Connected.” dalam menghadirkan beragam solusi untuk rumah pintar, kota pintar, mobilitas terkoneksi, serta industri 4.0.

Volkmar Denner, CEO Bosch, mengatakan perusahaannya bisa menghubungkan mobilitas dengan teknologi energi, bangunan, dan teknologi industri guna menawarkan layanan antar domain. Di mobil terkoneksi misalnya, teknologi ini memungkinkan adanya komunikasi dengan rumah pintar melalui sistem navigasi. Sebagai contoh, pengemudi bisa memanaskan oven untuk makan malam bahkan sebelum mereka tiba di rumah.

Di bidang mobilitas yang terkoneksi, Bosch menyediakan Retrofit eCall, sistem notifikasi darurat otomatis eCall. Dihubungkan ke pemantik rokok pada mobil, unit sensor ini dirancang untuk mendeteksi tabrakan dan mengirim informasi yang relevan ke pusat layanan. Pusat layanan akan mengontak pengemudi secara langsung atau menginformasikan ke layanan darurat terdekat.

Selain itu, studi terbaru mengindikasikan bahwa pada tahun 2020, sekitar 230 juta rumah tangga di seluruh dunia akan menggunakan teknologi rumah pintar. Portofolio beragam produk dan jasa untuk rumah terkoneksi akan mencakup sistem rumah pintar yang dapat melaporkan pembobolan dan juga membantu mengelola pemanasan secara lebih efisien.

Sementara penghubung antara kota pintar dan kendaraan yang terkoneksi adalah parkir yang sepenuhnya otomatis. Idenya adalah bagaimana para pengemudi bisa dengan mudah meninggalkan mobilnya di pintu masuk parkir atau garasi. Selanjutnya, mobil mereka akan berusaha menemukan tempat kosong dan memarkirkannya sendiri.

Bosch juga saat ini tengah melakukan pengerjaan pada proyek “pemandu jalan bebas hambatan” (highway pilot), yaitu sebuah supir elektronik yang mampu mengendarai di jalan bebas hambatan. Di tahun 2020, diperkirakan kendaraan yang diperlengkapi dengan pemandu didalamnya, akan dapat berkendara dengan sendirinya.

Pengunjung di CES 2016 juga bisa merasakan cara baru berkomunikasi pada kendaraan. Sebagai contoh, jika terdapat seorang pejalan kaki yang mendekat dari kanan, maka akan menyala sebuah lampu yang bercahaya secara berurutan guna memperingatkan pengemudi.

Terakhir, Bosch juga menampilkan layar sentuh dengan umpan balik yang peka. Dengan beragam tombol fungsi yang tertera di layar, memungkinkan pengemudi untuk mengoperasikan beragam aplikasi pada sistem infotainment sesering mungkin, seperti misalnya navigasi, tanpa harus melihat. Hal itu berdampak pada berkurangnya frekuensi pengemudi untuk mengalihkan pandangannya dari jalan, dan sebaliknya membuat pandangan mereka menjadi lebih fokus berkendara. Sehingga dengan demikian berkendara menjadi lebih aman.

Latest