Friday, August 23, 2019
Home Promo & Event Ini Dia Daftar Pemenang dan Finalis Hackaton EduCode 2015

Ini Dia Daftar Pemenang dan Finalis Hackaton EduCode 2015

-

Hackaton-EducodeJakarta, Selular.ID – Perhelatan Hackathon EduCode 2015 yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan (Pustekkom) telah berakhir. Setelah melalui berbagai persiapan seperti meetup dan pendaftaran yang sukses. EduCode 2015 diselenggarakan tanggal 12-13 Desember 2015, 250 tim terdaftar mencoba membangun aplikasi terbaik untuk mendukung implementasi pendidikan berbasis teknologi.

Mendikbud Anies Baswedan dalam sambutannya di hadapan peserta hackathon mengatakan, “Kita harus bikin terobosan. Kita sudah menyaksikan berbagai teknologi pendidikan digelontorkan perusahaan raksasa. Teman-teman kumpul di sini (hackathon EduCode) untuk membangun platform agar ekosistem pendidikan hidup. You are making a history. Saya tunggu hasil teman-teman. Silakan bekerja menuangkan seluruh inovasi, gagasan, dan terobosan.”

Salah satu dewan juri Rama Mamuaya mengatakan, “Di EduCode kali ini kita sangat senang dan bersyukur bahwa lebih dari 50% peserta menghasilkan aplikasi yang memenuhi bahkan melebihi standar ekspektasi dewan juri pada umumnya”. Setelah melalui proses yang ketat, dewan juri memilih delapan finalis untuk mempresentasikan karyanya dan akhirnya mengerucut menjadi dua pemenang utama.  Berikut ini adalah daftarnya:

Pemenang 1: Samosir oleh Radya Playground – Media informasi real time untuk para orangtua dan anak di sekolah menggunakan teknik face recognition.

Pemenang 2: Lumos oleh Cozora – layanan real time chat dan audio sharing untuk belajar secara remote.

Finalis:
Ayo Mondok oleh Santri Developer – Platform informasi seluruh sekolah islam atau pondok pesantren di Indonesia.

Aseli oleh HarukaEdu – Aplikasi online yang mendeteksi dan mencegah plagiarisme dalam karya ilmiah.

Tarung SBMPTN oleh CCIT 4 – Solusi SBMPTN yang dapat diikuti seluruh siswa di Indonesia dengan pelatihan dan hasil real time.

Sinawu oleh UKDW 3 – On-demand service yang menjembatani orangtua dan guru privat untuk edukasi para siswa.

SchoolR oleh CobaDulu – Platform penghubung siswa, guru, dan orangtua secara real time.

Sekolah Dimana oleh Technubi – Situs online yang menyajikan informasi detil setiap sekolah di Indonesia.

Pemenang pertama memperoleh hadiah dana pengembangan senilai total Rp30 juta, sedangkan pemenang kedua memperoleh hadiah dana pengembangan senilai total Rp20 juta. Para finalis yang lain tidak pulang dengan tangan hampa karena mereka tetap mendapatkan hadiah khusus dari Pustekkom.

Mendikbud dan seluruh jajaran tim panitia berharap selepas acara hackathon EduCode ini para pengembang terus meningkatkan kualitas aplikasi kreasinya untuk membantu pemerintah memperbaiki kualitas pendidikan di negeri ini, sehingga mampu menjawab banyak kebutuhan bangsa dari sisi Pendidikan.

Latest