Beranda News Refarming di Jakarta Terbagi Dua Sektor

Refarming di Jakarta Terbagi Dua Sektor

-

Rahmadi Mulyohartono, Head of Network Planning XL Axiata
Rahmadi Mulyohartono, Head of Network Planning XL Axiata

Jakarta, Selular.ID – Wilayah Jakarta menjadi kota terakhir dalam roadmap proses tata letak (refarming) pada pita frekuensi 1.800MHz, setelah cluster pertama lebih dulu dibuka di daerah Maluku dan Maluku Utara. Mengakhiri proses refarming ini, XL Axiata menyatakan kesiapan mereka 100 persen untuk cluster terakhir.

“Untuk Jakarta, kita sudah siapin frequency planning sejak bulan lalu,” ujar Rahmadi Mulyohartono, Head of Network Planning XL Axiata, kepada Selular.ID

Menurut penjelasan Rahmadi, area Jakarta untuk refarming akan dipecah dalam dua sektor, yaitu Jakarta 1 (seluruh DKI Jakarta), dan Jakarta 2 yang berada di luar kota meliputi Depok, Cimanggis, Cibubur, hingga Bekasi.

“Kita mulai Jakarta 2 dulu, setelah itu baru Jakarta 1,” ungkapnya.

Pemilihan Jakarta sebagai kota terakhir refarming disertai alasan kuat bahwa BTS 2G di ibukota negara tersebut paling besar ketimbang kota-kota lain. XL Axiata sendiri telah mempunyai 5.500 BTS di Jakarta. Dengan pengguna 2G yang masih padat, maka sudah pasti Jakarta mendapat jatah refarming di paling belakang.

“Seperti dalam proses belajar, kita selalu mulai dari yang paling gampang sampai yang paling susah, ya kan,” kata pria berkacamata tersebut.

Dengan kemunculan akses Internet 4G LTE, diharapkan pengguna 2G mulai menyusut dan beralih ke 3G atau melompat langsung ke 4G LTE. Apabila refarming 4G LTE komersial di 1.800 Mhz yang direncanakan November 2015 rampung, diharapkan akan meningkatkan jumlah pengguna 4G LTE.(Ind)

Artikel Terbaru