Sunday, May 26, 2019
Home News Investasi Jangka Panjang, Depresiasi Rupiah Tidak Pengaruhi Bisnis Indosat

Investasi Jangka Panjang, Depresiasi Rupiah Tidak Pengaruhi Bisnis Indosat

-

IMG_20150910_114358_HDRJakarta, Selular.ID – Menghadapi nilai tukar dolar yang masih tinggi terhadap rupiah bukanlah hal yang luar biasa bagi laju bisnis Indosat. Hal seperti ini merupakan sesuatu yang lumrah terjadi dan membuat orang harus  lebih produktif.

Hal tersebut diungkapkan Alexander CEO PT Indosat dalam Selular Forum yang digelar Selular Group. Menurutnya perusahaan yang dipimpinnya tidak secara signifikan terdampak oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

“Karena semua investasi kami berjangka panjang sifatnya, dan pembayarannya dalam bentuk dolar itu tidak harus besok,” kata Alex.

Ia mengatakan pelemahan rupiah untuk jangka pendek sama sekali tidak berdampak bagi investasi perusahaan. Yang dibutuhkan adalah manajemen keuangan dan modal keuangan yang baik untuk berinvestasi dalam jangka pendek dan panjang.

Ia mengatakan pelemahan rupiah yang terjadi saat ini bukanlah suatu krisis ekonomi berkepanjangan. Dirinya melihat kondisi sekarang ini dengan proyeksi jangka panjang sehingga menganggap keadaan pelemahan rupiah hanya bersifat sementara.

“Kinerja malah tidak ada pengaruh sama sekali, kami malah akan mempercepat karena sebetulnya ini krisis sementara. Sebenarnya bukan krisis, cuma pelemahan rupiah yang sementara,” ujarnya.

Ia menambahkan pelemahan rupiah setidaknya berdampak pada neraca keuangan perusahaan karena ada pinjaman dalam bentuk dolar, tetapi dari aspek operasional perusahaan, tidak ada dampak signifikan.

“Misalnya, ada utang dolar sebanyak satu juta dolar, ya setiap berapa persennya hitungannya rusak. Namun, utang tersebut bersifat jangka panjang, misalnya 6-7 tahun mendatang, bahkan dapat diperpanjang jika dibutuhkan sehingga kondisi rupiah saat ini tidak berdampak karena investasi perusahaan bersifat jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, ia menambahkan konsumen Indosat mengalami pertumbuhan sebesar tujuh persen dibandingkan tahun lalu “Dari hasil kuartal dua, pertumbuhan kami sekitar 7 persen jadi kami memang pertumbuhannya baik, ditengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar,” ujarnya.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest