Beranda News Startup Ice House Bangun Tim Berkualitas Silicon Valley di Jakarta

Ice House Bangun Tim Berkualitas Silicon Valley di Jakarta

-

Lars Oleson, CEO Ice House menunjukkan suasana kantornya (Foto: Bambang/Selular.ID)
Lars Oleson, CEO Ice House menunjukkan suasana kantornya (Foto: Bambang/Selular.ID)

Jakarta, Selular.ID – Ditemui di kantornya yang terletak di Graha Tirtadi Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Lars Oleson terlihat sibuk melakukan rapat koordinasi dengan timnya. Sejak April 2015, lulusan teknik elektro MIT ini dipercaya menakhodai perusahaan rintisan (startup) Ice House sebagai Chief Executive Officer (CEO). Pria jangkung ini bergabung di Ice House pada Agustus 2013 sebagai COO. Ice House sendiri baru berdiri setahun sebelumnya, yakni Oktober 2012 di bawah naungan kepemilikan Pacific Technology Partners.

Setelah rapat usai, Lars Oleson menemui Selular.ID sembari bercerita seputar perusahaannya. Lars mengatakan bahwa Ice House berdiri diawali dengan tujuan untuk membangun tim software berkelas dunia. Sehingga bisa membuat aplikasi mobile berkualitas tinggi. Untuk itu pihaknya terus berupaya mencari dan mengembangkan bakat-bakat anak muda Indonesia terbaik sebagai designers, software engineers, architects dan quality analysts untuk dilatih seperti di Silicon Valley dan menjadi berwawasan global. “Kami membuat aplikasi mobile yang menarik dengan solusi cloud cerdas. Kami memiliki keahlian dalam geofencing, pengenalan gambar canggih, Bleutooth beacon, identifikasi nasabah dan analisis canggih,” ujar pria yang pernah berkarir di sejumlah perusahaan teknologi yaitu Symantec, Oracle, iolo, Sun Microsystem.

Selain kantor pusat yang berlokasi di Jakarta, perusahaan ini juga memiliki kantor di kawasan teknologi Silicon Valley, California, Amerika Serikat serta dua negara lain yaitu Singapura dan Australia. “Keberadaan kantor kami di Silicon Valley memberi keuntungan karena bisa transfer berbagai teknologi terbaru dengan cepat kepada talenta yang ada di Jakarta, sehingga kami bisa memiliki tim yang siap berkompetisi di pasar global,” jelasnya.

Untuk itu, suasana kantornya pun didesain agar menyerupai konsep di Silicon Valley. Kantor dibagi menjadi dua ruangan utama, yakni ruangan yang serius dan ceria untuk menciptakan keseimbangan. Jika karyawan membutuhkan suasana kerja yang tenang dan serius tinggal menuju ke ruangan satu yang hanya berisi meja komputer. Sedangkan jika ingin refreshing atau membutuhkan suasana kerja yang fun berada di ruangan satunya lagi yang terdapat banyak permainan.

Lars mengungkapkan saat ini Ice House memiliki total 70 karyawan, di mana sebanyak 60 orang berkantor di Jakarta dan sisanya terbagi di tiga negara tersebut. Dengan banyaknya proyek besar dan pengembangan sistem cloud mobile, pihaknya berharap bisa memiliki lebih dari 300 karyawan di tahun 2016. Saat ini startup yang lebih memilih model B2B (Business to Business) tersebut telah memiliki banyak klien. Beberapa diantaranya adalah aplikasi travel Wego, aplikasi musik Guvera, aplikasi film Star Into Darkness bersama Paramount Pictures, aplikasi enterprise market Footprints MD, aplikasi Pacific Place Mall berteknologi Bluetooth Beacon, dan sebagainya. Ice House juga didukung oleh beberapa partner dalam bidang teknologi yakni Qualcomm, Layer, Parse &Others sehingga mengklaim dapat selalu memberikan inovasi teknologi yang terdepan bagi setiap klien.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang sangat potensial. Dan mendirikan perusahaan teknologi di sini adalah pilihan yang strategis. Lars membandingkan dengan California yang biayanya sangat mahal jika ingin membuat tim mobile software berskala besar. Intinya, Silicon Valley bukan tempat yang bagus untuk membuat perusahaan baru (startup) karena biaya yang sangat mahal. Sementara Brussel adalah pasar yang bagus, namun negaranya jauh lebih kecil jika dibandingkan Indonesia. Begitupun dengan India yang sangat potensial dan memiliki banyak sumber talenta berkualitas, namun sudah banyak pemainnya di sana. Sementara itu Indonesia jika dilihat dari makro ekonomi, ketersediaan tenaga kerja, dan potensi pertumbuhan, secara fundamental negara ini sangat kuat.

Buyer's Guide

Samsung Galaxy A21s Kini Tampil dengan Warna dan Memori...

Jakarta, Selular.ID - Samsung Indonesia kembali menghadirkan varian baru dari Galaxy A21s. Perangkat lini...

7 Smartphone Xiaomi dengan Fast Charging Hingga 65W

Jakarta, Selular.ID – Bulan lalu kami menghadirkan panduan belanja tujuh smartphone Xiaomi dengan fitur...

5 Smartphone Oppo dengan Quad Camera Terbaik

Jakarta, Selular.ID -   Kamera kini menjadi salah satu fitur penting dalam memilih sebuah smartphone....

Smartphone Refresh Rate 90Hz Harga Rp2 Jutaan

Jakarta, Selular.ID - Bagi penggemar game mobile, teknologi refresh rate sangat diperlukan supaya bisa...

Xiaomi Redmi 9 Lunar Gold Meluncur di Indonesia

Jakarta, Selular.ID - Xiaomi kembali merilis anggota baru dari jajaran Redmi 9 Series. Perangkat...

Oppo Reno4 Pro Banting Harga

Jakarta, Selular.ID - Memasuki bulan November, dua ponsel Oppo mendapat penyesuaian harga. Baru diluncurkan...

Artikel Terbaru

Kategori Terkait