Beranda News Layanan Streaming Musik Kian Berkibar Selama 2014

Layanan Streaming Musik Kian Berkibar Selama 2014

-

Foto: imore.com/
Ilustrasi layanan streaming musik (Foto: imore.com)

Selular.ID – Adopsi layanan streaming musik yang kian tumbuh membawa imbas buruk bagi penjualan musik dalam medium fisik (CD, DVD, kaset, vinyl, dan lain-lain). Sepanjang tahun 2014, Nielsen mencatat total penjualan album di Amerika Serikat merosot sebesar 11 persen menjadi 257 juta album yang terjual. Ada penurunan angka penjualan album sebanyak 32 juta.

Pun nasib yang dialami oleh penjualan musik digital. Terhitung ada penurunan 9 persen dari 2013, menjadi 106 juta total penjualan pada tahun 2014.

Alasan banyak orang tidak mau lagi membeli album fisik disinyalir sebagai akibat semakin populernya layanan streaming musik. Layanan ini memang memang semakin menjamur dimana-mana. Kemunculan Spotify dan Rdio telah memudahkan pengguna untuk mendengarkan musik tanpa harus membelinya.

Selama 2014, perkembangan layanan streaming musik terus berkembang pesat. Pendengar streaming di Amerika saja telah mencapai 164 miliar lagu dan video, naik 54 persen dari tahun lalu. Total pencapaian itu termasuk streaming video musik melalui saluran YouTube resmi seperti Vevo.

Layanan streaming musik di Indonesia juga tengah bergeliat. Beberapa pemain asing seperti Deezer, Rdio, dan Guvera turut memeriahkan bursa musik digital di Tanah Air. Padahal notabene infrastruktur internetnya masih relatif payah untuk mengakses layanan jenis ini. Layanan ini kemungkinan bisa semakin populer saat jaringan internet berkecepatan tinggi LTE sudah merata di seluruh Indonesia. (bda)

Artikel Terbaru