22 April 2013 14:30

Jakarta – Baterai adalah salah satu komponen terpenting di hampir semua gadget. Hanya dengan baterai yang berkualitas maka kinerja feature phone, smartphone, dan tablet dapat dicapai secara maksimal.  Dan untuk mengukur kekutan baterai bisa dilihat dari kapasitas mAh (Milliamps Hour). Semakin besar mAh pada baterai, maka langsung berimbas pada waktu siaga dan waktu bicara pada handphone. Begitu pentingnya faktor kapasitas baterai, kemudian membawa peluang baru dalam industri baterai non original yang menawarkan kapasitas lebih besar dari baterai standar (original).

Berangkat dari faktor kapasitas pada baterai handphone, SELULAR Online menggelar polling ke-44 yang diadakan pada 19 Maret – 19 April 2013 lalu. Dari total 2.445 responden, 45% atau 1.104  responden memilih kapasitas baterai dibawah 1000 mAh. Hal ini tidak mengejutkan, mengingat sebagian besar handset di Tanah Air masih didominasi segmen feature phone atau entry level phone yang punya fitur terbatas dengan kapasitas baterai di rentang 450 mAh – 800 mAh. Meski dipasar juga dijumpai beberapa smartphone Android entry level yang  kapasitas baterainya dibawah 1000 mAh.

Diposisi kedua adalah baterai dengan kapasitas diatas 3000 mAh, dipilih 479 responden (20%). Untuk kapasitas di kelas ini sudah jelas, bahwa kebanyakan digunakan pada segmen smartphone high end dan tablet. Kemudian diposisi ketiga, baterai dengan kapasitas di rentang 2000 – 3000 mAh, dipilih 446 responden (18%). Di segmen ini juga biasa digunakan oleh kelas smartphone dan tablet.

Dan diposisi terakhir adalah kapasitas baterai di rentang 1000 – 2000 mAh, dipilih 417 responden (17%). Di segmen ini terjadi irisan antar kelas, pasalnya beberapa smartphone dan feature phone berada di rentang mAh ini. Sementara tablet tidak berada di rentang ini, karena kapasitas mAh yang dipandang terlalu minim untuk tablet. (Haryo Adjie)

  1. Dibawah 1000 mAh
1104 45 %
  1. 1000 – 2000 mAh
417 17 %
  1. 2000 – 3000 mAh
446 18 %
  1. Diatas 3000 mAh
478 20 %

 

Sumber : www.selular.co.id