Selular.ID – Sejumlah pengguna perangkat iPhone melaporkan lonjakan alokasi memori internal yang tidak normal untuk fitur kecerdasan buatan Apple Intelligence setelah melakukan pembaruan sistem operasi iOS 27 pada periode akhir 2026.
Keluhan ini muncul di berbagai komunitas teknologi global menyusul peluncuran sistem operasi terbaru dari Apple.
Berdasarkan laporan para pengguna, fitur kecerdasan buatan tersebut memakan kapasitas penyimpanan internal yang sangat besar, mencapai belasan gigabita, bahkan pada perangkat dengan kapasitas memori terbatas.
Permasalahan ini memicu perdebatan di kalangan pengguna iPhone karena alokasi ruang penyimpanan yang dikonsumsi oleh sistem kecerdasan buatan dirasa terlalu besar.
Sejumlah pemilik perangkat dengan kapasitas penyimpanan 128 gigabita melaporkan bahwa sebagian besar ruang memori mereka tersita secara signifikan hanya untuk menjalankan sistem operasi dan komponen kecerdasan buatan tersebut.
Dampak dari kebijakan penyimpanan ini juga dirasakan oleh pengguna di wilayah yang belummendukung layanan Apple Intelligence, seperti di kawasan Uni Eropa.
Meskipun fitur kecerdasan buatan tersebut tidak aktif atau tidak dapat digunakan secara penuh di wilayah tertentu.
Sistem tetap mengalokasikan ruang penyimpanan internal dalam jumlah besar setelah proses pemutakhiran perangkat lunak dilakukan.
Hingga saat ini, pihak Apple belum memberikan keterangan resmi terkait alasan teknis di balik besarnya alokasi memori yang dibutuhkan oleh sistem kecerdasan buatan pada pembaruan perangkat lunak tersebut.
Pengguna mendapati bahwa upaya sederhana seperti menonaktifkan fitur asisten virtual Siri ataupun mematikan fitur kecerdasan buatan secara manual belum mampu mengembalikan kapasitas penyimpanan yang telah terpakai secara otomatis.
Kendala teknis ini berdampak langsung pada kenyamanan pengguna perangkat dengan varian memori internal standar.
Berkurangnya kapasitas penyimpanan secara drastis memaksa sebagian pengguna untuk mencari solusi alternatif guna mengamankan ruang memori perangkat mereka tanpa harus mengubah wilayah akun Apple secara permanen.
Komunitas pengguna di platform diskusi daring kemudian membagikan sejumlah langkah penyesuaian mandiri untuk meredหญิง alokasi penyimpanan tersebut.
Salah satu cara yang banyak dicoba adalah dengan mengubah pengaturan bahasa asisten virtual Siri ke varian bahasa Inggris yang belum didukung secara penuh h fitur kecerdasan buatan utama, seperti bahasa Inggris regional tertentu.
Langkah penyesuaian bahasa tersebut dilaporkan mampu menurunkan ukuran alokasi penyimpanan yang digunakan oleh sistem kecerdasan buatan secara drastis.
Kendati demikian, solusi ini bersifat sementara dan bergantung pada penemuan komunitas pengguna sambil menunggu tanggapan atau pembaruan lanjutan dari pihak pengembang perangkat lunak.
Pembaruan perangkat lunak berikutnya dari Apple diprediksi akan menjadi momen penting bagi para pengguna yang menghadapi kendala kapasitas penyimpanan ini.
Baca Juga:
Respons resmi serta perbaikan dari perusahaan pengembang perangkat lunak diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait pengelolaan manajemen memori pada ekosistem perangkat seluler mereka.


