Selular.ID – Samsung berencana untuk menghadirkan kembali teknologi kamera di bawah layar atau under-display camera (UDC) pada lini ponsel lipat generasi berikutnya, yaitu Samsung Galaxy Z Fold 9, yang dijadwalkan meluncur pada tahun mendatang.
Rencana kehadiran kembali teknologi UDC ini mencuat berdasarkan informasi dari pembocor teknologi independen yang aktif di platform X (sebelumnya Twitter), @kro_roe.
Dalam laporan tersebut, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini dikabarkan tengah menyiapkan perangkat ponsel lipat book-style dengan kamera tersembunyi di bawah panel utama layar bagian dalam.
Keputusan ini menjadi sorotan industri karena Samsung sebelumnya sempat meninggalkan teknologi UDC pada seri Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Fold 8.
Pada kedua generasi tersebut, perusahaan memilih beralih menggunakan desain lubang layar atau punch-hole cutout demi meningkatkan kualitas tangkapan gambar dari kamera depan bagian dalam.
Penggunaan teknologi kamera di bawah layar pertama kali diperkenalkan oleh Samsung pada model Galaxy Z Fold 3 pada tahun 2021.
Fitur ini kemudian dipertahankan secara konsisten hingga generasi Galaxy Z Fold 6 sebelum akhirnya digantikan oleh desain punch-hole pada tahun 2025 dan 2026.
Dinamika persaingan industri perangkat lipat global turut memengaruhi peta jalan teknologi produsen.
Langkah kembalinya UDC ini juga dikaitkan dengan dinamika pasar setelah kompetitor utama, Apple, meluncurkan perangkat iPhone Duo yang mengusung kamera swafoto bagian dalam di bawah layar.
Kehadiran teknologi serupa dari kompetitor mendorong produsen lain untuk terus menyempurnakan portofolio perangkat lipat mereka agar tetap kompetitif di segmen premium.
Berdasarkan laporan pembocor teknologi tersebut, Samsung Galaxy Z Fold 9 diproyeksikan membawa sejumlah pembaruan signifikan pada sektor komponen internal.
Meskipun demikian, perusahaan dilaporkan mempertahankan dimensi bodi yang relatif serupa dengan pendahulunya.
Perangkat ini diperkirakan memiliki ketebalan sekitar 3,9 milimeter saat terbuka dan 7,9 milimeter saat tertutup, dengan desain keseluruhan yang tidak mengalami perubahan drastis.
Penerapan teknologi UDC sendiri selalu menghadirkan tantangan teknis tersendiri bagi para produsen ponsel pintar.
Di satu sisi, teknologi ini mampu menyajikan tampilan layar utama yang bersih tanpa gangguan visual dari lubang kamera.
Namun, di sisi lain, kualitas foto yang dihasilkan oleh lensa kamera di bawah layar umumnya masih berada di bawah performa kamera konvensional karena cahaya yang masuk harus melewati lapisan panel organik layar.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari pihak internal perusahaan mengenai langkah teknis spesifik yang diambil untuk mengatasi kendala kualitas optik tersebut.
Baca Juga:Samsung Siapkan Tablet Lipat 17 Inci
Pengembangan teknologi layar dan perangkat lipat Samsung terus berjalan seiring dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi perangkat keras secara berkala di pasar global.


