Selular.ID – Samsung dilaporkan tengah mengembangkan perangkat layar lipat baru berukuran 17 inci yang dirancang untuk memperluas portofolio inovasi teknologi seluler dan perangkat genggam perusahaan.
Berdasarkan laporan dari rantai pasokan dan bocoran informasi yang dilansir pada akhir Oktober 2026, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut memulai tahap pengerjaan unit perangkat lipat berlayar masif tersebut.
Perangkat ini dikabarkan memiliki dimensi ukuran sekitar 8 inci saat dalam kondisi terlipat dan membentang hingga 17 inci ketika dibuka penuh.
Informasi awal mengenai spesifikasi fisik tersebut pertama kali diungkapkan melalui platform media sosial X oleh seorang pembocor informasi teknologi, yang kemudian dikonfirmasi kembali oleh akun yang sama dengan menyatakan bahwa Samsung telah memulai proses pengembangan perangkat tersebut.
Kendati demikian, pihak Samsung belum memberikan pengumuman resmi terkait jadwal peluncuran, kisaran harga, maupun spesifikasi teknis rinci dari perangkat lipat berukuran 17 inci ini.
Langkah eksplorasi ini sejalan dengan tren adopsi perangkat layar lipat di pasar global yang menunjukkan pertumbuhan positif. Laporan penjualan global untuk lini produk generasi sebelumnya.
Termasuk seri Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, mencatatkan peningkatan pemesanan awal sebesar 30 persen dibandingkan generasi terdahulu.
Pertumbuhan permintaan ini memberikan momentum bagi pabrikan teknologi untuk terus merancang form factor baru di luar kategori telepon seluler standar.
Selain Samsung, kompetisi di segmen layar lipat berukuran besar juga melibatkan pabrikan lain.
Sejumlah laporan industri mencatat bahwa perusahaan teknologi lain seperti Apple sedang menguji perangkat iPad lipat dengan rentang layar 18 hingga 20 inci, yang diproyeksikan hadir pada beberapa tahun mendatang.
Baca Juga:Resmi iQoo Tablet Pad Pro 8.8 Berbekal Layar 165Hz dan Baterai Besar
Perkembangan lebih lanjut mengenai lini perangkat layar lipat berukuran besar dari Samsung masih menunggu konfirmasi dan pernyataan resmi dari pihak korporasi seiring berjalannya waktu dan kesiapan ekosistem industri komponen global.


