Selular.ID -

YouTube Bagi-Bagi Bonus Rp33 Juta per Bulan, Cukup Rajin Upload Shorts

BACA JUGA

Selular.ID – YouTube menyiapkan program bonus baru bagi kreator konten Shorts dengan potensi pembayaran mencapai US$2.000 atau sekitar Rp33 juta per bulan.

Menariknya, kreator tidak harus selalu menghasilkan video viral, tetapi cukup memenuhi target unggahan bulanan untuk mendapatkan pembayaran dasar.

Program insentif tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba dan hanya tersedia bagi kreator tertentu yang mendapatkan undangan langsung dari YouTube.

Mengutip laporan Upstream, YouTube mengumumkan program bonus Shorts melalui kanal Creator Insider dan pusat bantuan resminya pada 15 Oktober 2026.

Baca juga:

Langkah ini menjadi strategi terbaru YouTube untuk mendorong kreator lebih konsisten memproduksi video pendek, di tengah ketatnya persaingan platform konten digital.

Upload 16 Shorts Bisa Dapat Bonus Rp33 Juta

Program bonus YouTube Shorts menggunakan dua skema pembayaran yang berbeda.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Pertama, kreator berhak memperoleh pembayaran minimum apabila berhasil mengunggah sejumlah video Shorts publik sesuai target yang ditetapkan dalam undangan.

Kedua, kreator berpeluang mendapatkan bonus tambahan berdasarkan jumlah engaged views yang memenuhi syarat selama bulan berjalan.

Berdasarkan tangkapan layar undangan yang dibagikan sejumlah kreator di platform X pada 15–16 Oktober 2026, nominal insentif yang ditawarkan cukup menarik.

Salah satu kreator mendapatkan tawaran pembayaran dasar US$300 atau sekitar Rp5 juta per bulan dengan target mengunggah 16 video Shorts.

Kreator tersebut juga berpeluang memperoleh total bonus hingga US$2.000 atau sekitar Rp33 juta per bulan selama program berlangsung.

Undangan yang beredar menyebutkan periode insentif selama tiga bulan.

Sementara itu, dua kreator lainnya memperoleh tawaran dengan target minimal 12 video Shorts per bulan dan potensi bonus hingga US$1.000 atau sekitar Rp16,5 juta.

Namun, angka tersebut merupakan contoh dari undangan individual, bukan nominal yang dijamin berlaku untuk seluruh kreator.

YouTube belum mengumumkan besaran pembayaran maupun jumlah unggahan yang berlaku secara umum.

Bonus YouTube Shorts Tidak Otomatis Cair

Meski menawarkan insentif menarik, YouTube menerapkan sejumlah persyaratan bagi kreator yang mengikuti program tersebut.

Target jumlah unggahan akan dihitung berdasarkan satu bulan kalender dan direset setiap awal bulan.

Apabila kreator gagal memenuhi target, pembayaran dasar untuk bulan tersebut tidak akan diberikan.

Selain itu, status monetisasi kanal harus tetap aktif hingga akhir bulan agar kreator memenuhi persyaratan pembayaran.

Bonus tambahan berdasarkan jumlah tayangan juga tidak dijamin karena nilainya bergantung pada performa video dan dapat berubah setiap bulan.

Kreator hanya perlu melakukan pendaftaran satu kali setelah menerima undangan untuk mengikuti seluruh periode program.

Baru Berlaku di Enam Negara, Indonesia Belum Kebagian

Untuk tahap awal, YouTube membatasi program bonus Shorts kepada kreator yang telah tergabung dalam YouTube Partner Program (YPP) di enam negara.

Negara tersebut meliputi Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Brasil, Jepang, dan Korea Selatan.

Artinya, kreator YouTube Shorts di Indonesia belum termasuk dalam cakupan uji coba program tersebut.

YouTube menyatakan peluang insentif serupa akan diperluas ke lebih banyak kreator dan wilayah dalam beberapa bulan mendatang.

Namun, perusahaan belum memberikan kepastian kapan program bonus Shorts akan tersedia di Indonesia.

Bahkan, kreator yang sudah tergabung dalam YPP di enam negara tersebut belum tentu memperoleh undangan karena proses pemilihannya dilakukan secara terbatas.

Syarat Kreator Mendapatkan Bonus Shorts

Program baru ini berbeda dengan YouTube Shorts Fund yang pernah dijalankan pada 2021–2022.

Saat itu, YouTube menyediakan dana US$100 juta untuk memberikan insentif kepada kreator Shorts, termasuk yang belum bergabung dalam YPP.

Sementara pada program terbaru, bonus hanya diberikan kepada kreator YPP yang mendapatkan undangan khusus.

Sebagai gambaran, salah satu jalur untuk memenuhi persyaratan monetisasi penuh YPP adalah memiliki minimal 1.000 subscriber serta 4.000 jam tayang publik yang memenuhi syarat dalam 12 bulan terakhir.

Alternatifnya, kreator dapat memenuhi persyaratan melalui 10 juta tayangan Shorts publik yang valid dalam 90 hari terakhir.

Namun, memenuhi persyaratan YPP tidak otomatis menjamin kreator memperoleh undangan program bonus bulanan.

YouTube Ingin Kreator Shorts Lebih Konsisten

Kehadiran program insentif ini menunjukkan perubahan pendekatan YouTube dalam mendorong pertumbuhan konten video pendek.

Jika sebelumnya penghasilan kreator sangat bergantung pada performa tayangan dan sistem bagi hasil iklan, program baru ini menawarkan pembayaran dasar berdasarkan konsistensi unggahan.

Strategi tersebut berpotensi menarik kreator untuk memproduksi konten Shorts secara lebih rutin.

Selain itu, insentif tambahan berdasarkan engaged views tetap memberikan penghargaan bagi video yang berhasil menarik perhatian penonton.

Bagi kreator Indonesia, program bonus YouTube Shorts hingga Rp33 juta per bulan memang belum tersedia.

Namun, peluang ekspansi ke negara lain membuka kemungkinan hadirnya skema insentif serupa di Tanah Air.

Sambil menunggu pengumuman resmi, kreator yang sudah memenuhi persyaratan monetisasi dapat memantau informasi melalui YouTube Studio dan email yang terhubung dengan kanal mereka.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU