Selular.ID – Erajaya Group menegaskan bahwa kebijakan pengetatan serta pembatasan impor produk elektronik rumah tangga yang didorong pemerintah tidak menyulitkan rantai pasok jaringan ritel Erablue.
Sebaliknya, langkah regulasi tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat kemitraan dengan pabrik serta produsen elektronik dalam negeri seiring berlanjutnya ekspansi toko ke berbagai daerah.
Jaringan ritel yang berada di bawah naungan patungan Erajaya Digital dan Mobile World Group ini mencatat pertumbuhan pesat dengan pencapaian 300 gerai di Indonesia.
Penetrasi pasar Erablue kini tidak hanya terfokus di kota-kota utama (first-tier), melainkan telah merambah hingga ke kota lapis kedua (second-tier) di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah.
Hasan Aula, Deputy CEO Erajaya Group menyatakan seluruh produk elektronik yang dipasarkan melalui jaringan Erablue diperoleh secara domestik dari manufaktur lokal.
“Kebijakan ini sejalan dengan kesiapan industri manufaktur elektronik nasional yang saat ini telah memiliki basis produksi dan distribusi yang solid di pasar Indonesia,”ujar Hasan dalam Perayaan 30 Tahun Erajaya baru-baru ini.
Langkah ekspansi jaringan ritel Erablue secara langsung memberikan dampak positif terhadap ekosistem industri dan investasi manufaktur nasional.
Dengan pengadaan produk yang bersumber penuh dari dalam negeri, peningkatan jumlah gerai ritel berkontribusi pada dorongan volume produksi pabrik lokal serta penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah.
Selain memperkuat rantai pasok domestik, kehadiran 300 toko Erablue memberikan gambaran konkret mengenai potensi pasar konsumsi elektronik di Indonesia bagi merek-merek global yang belum masuk.
Kehadiran jaringan distribusi yang luas diharapkan mampu menarik minat brand elektronik internasional untuk menanamkan modal dan membangun fasilitas manufaktur langsung di Indonesia.
Sektor ketenagakerjaan juga mencatatkan dampak signifikan dari pembukaan ratusan gerai ritel tersebut. Perluasan operasional Erablue yang agresif di luar area pusat Jakarta.
Seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, serta wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, menyerap ketersediaan tenaga kerja lokal secara masif di sektor layanan dan operasional ritel.
Ke depan, Erajaya Group berencana melanjutkan penguatan penetrasi pasar Erablue dengan mengoptimalkan kolaborasi bersama para pemegang merek dan pabrikan elektronik dalam negeri.
Baca Juga:Tiga Dekade Erajaya: Dari Distributor Gadget Hingga Menjadi Smart Retailer Berbasis Omnichannel
Sinergi antara kebijakan perlindungan industri domestik oleh pemerintah dan kesiapan infrastruktur ritel modern diperkirakan akan makin memperkokoh struktur industri elektronik nasional secara berkelanjutan.


