Selular.ID -

Navigasi Pasar Kripto 2026: Strategi DCA Di tengah Koreksi Bitcoin

BACA JUGA

Selular.ID – Platform investasi aset digital Pintu imbau investor untuk mengedepankan strategi terukur di tengah volatilitas pasar kripto sepanjang 2026.

Berdasarkan data internal pintu.co.id pada 8 September 2026, Bitcoin ditransaksikan di level US78.937,atauterkoreksi37,5126.198,07 yang diraih pada 6 Oktober 2025.

Pergerakan ini terjadi setelah aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut sempat menyentuh titik terendah siklus di level US$57.735 pada 1 Juli 2026, sebelum akhirnya rebound 25% sepanjang Agustus 2026.

Manajemen Pintu, menekankan pentingnya manajemen risiko dan pemahaman alokasi dana.

Tim riset Pintu Academy menilai upaya menebak titik terendah pasar (bottom fishing) berisiko tinggi bagi investor ritel.

Laporan CoinGecko per 25 Juni 2026 mencatat bahwa penurunan harga Bitcoin pada siklus kali ini relatif lebih dangkal dibandingkan fase bear market pada periode sebelumnya.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

“Data historis menunjukkan siklus 2014–2015 mencatat koreksi hingga 81,6% selama 321 hari. Pada siklus 2018 hingga 2019, penurunan menyentuh 83,6% selama 385 hari,”tulis Manajemen Pintu.

Sementara siklus 2022–2023 mencatat koreksi 76,7% selama 381 hari. Untuk siklus 2025–2026, tingkat penurunan maksimum dari puncak ke titik terendah baru mencapai 54,25% dalam durasi 268 hari.

Dinamika pasar saat ini juga dipengaruhi oleh pergeseran profil investor institusional yang masuk melalui instrumen ETF Bitcoin spot. Data arus modal mencatat masuknya dana bersih sebesar

US216,70 juta pada 1 September2026 ,yang kemudian berbalik menjadi arus keluar bersih sebesar US236,46 juta pada hari berikutnya.

Fluktuasi tersebut menegaskan bahwa pergerakan aset digital kian terintegrasi dengan kondisi makroekonomi global.

Faktor eksternal seperti arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, turut memegang peranan kunci.

Berdasarkan kalkulasi pasar yang dikutip dari CoinDesk per 1 September 2026, terdapat probabilitas sebesar 66% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16 September 2026.

Ekspektasi kenaikan suku bunga ini berdampak langsung pada tingkat kehati-hatian investor terhadap aset berisiko tinggi.

Sebagai langkah mitigasi risiko, Pintu Academy merekomendasikan metode Dollar Cost Averaging (DCA) bagi pemegang aset jangka panjang.

Metode ini mengarahkan investor untuk melakukan pembelian secara berkala dengan nominal Rupiah yang konsisten tanpa terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek.

Lewat pendekatan ini, akumulasi unit Bitcoin otomatis meningkat saat harga terkoreksi dan berkurang saat harga melonjak.

Penerapan strategi DCA memerlukan kedisiplinan pencatatan setiap transaksi, evaluasi portofolio secara berkala, serta penyesuaian target berdasarkan kondisi finansial pribadi.

Pintu menyediakan fasilitas transaksi mulai dari Rp11.000 untuk memfasilitasi akumulasi aset secara bertahap bagi masyarakat.

Baca Juga:Pintu Rajai Segmen Trader Premium Lewat Ekosistem VIP Private

Pola historis pasar kripto maupun dinamika bulanan tidak dapat dijadikan jaminan pasti untuk pergerakan harga mendatang, sehingga analisis mandiri dan pengelolaan likuiditas tetap menjadi landasan utama.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU