Selular.ID – Lion Parcel resmi memperluas operasional ke pasar internasional dengan membuka kantor pertamanya di Subang Jaya, Malaysia, pada 22 September 2026.
Malaysia menjadi negara pertama yang dipilih perusahaan dalam ekspansi internasional, sekaligus menjadi titik awal untuk memperkuat konektivitas pengiriman antara Malaysia, Indonesia, dan sejumlah pasar internasional melalui jaringan Lion Group.
Ekspansi tersebut memanfaatkan ekosistem transportasi dan logistik Lion Group, termasuk konektivitas udara Batik Air Malaysia serta fasilitas Cargo Terminal Operator (CTO) di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Cargo Village, Selangor.
Lion Parcel Malaysia saat ini melayani kebutuhan pengiriman pelanggan bisnis maupun ritel, termasuk pengiriman internasional ke berbagai destinasi yang terhubung dengan jaringan penerbangan Lion Group.
Chief Executive Officer Lion Parcel Farian Kirana mengatakan Malaysia menjadi bagian penting dari strategi internasionalisasi perusahaan karena menawarkan konektivitas yang dapat diintegrasikan dengan ekosistem Lion Group.
“Malaysia merupakan langkah awal yang penting dalam perjalanan internasional Lion Parcel. Kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan ekosistem Lion Group, khususnya konektivitas udara Batik Air Malaysia,” ujar Farian.
Menurut Farian, jaringan penerbangan tersebut dapat dimanfaatkan mitra bisnis Lion Parcel untuk mengakses pasar internasional. Dukungan fasilitas kargo yang dioperasikan Batik Air Malaysia juga digunakan untuk menunjang proses operasional pengiriman.
“Dengan fondasi tersebut, kami ingin memberikan akses konektivitas logistik yang lebih baik bagi kebutuhan bisnis dan masyarakat, sehingga mereka dapat menjangkau peluang yang lebih luas dan mengirimkan barang dengan lebih efisien,” lanjutnya.
Malaysia Jadi Titik Awal Ekspansi Internasional
Lion Parcel memilih Malaysia sebagai pasar internasional pertamanya dengan mempertimbangkan posisi negara tersebut dalam jaringan logistik kawasan.
Perusahaan melihat Malaysia sebagai salah satu titik penghubung untuk pergerakan barang antara Indonesia, pasar Asia Tenggara, dan destinasi internasional lainnya.
Country Head Lion Parcel Malaysia Alvin Williams mengatakan keberadaan Kuala Lumpur International Airport (KLIA) menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan operasional perusahaan di Malaysia.
“Malaysia memiliki peran penting dalam pengembangan konektivitas logistik regional, khususnya dengan Kuala Lumpur International Airport (KLIA) yang terus mengembangkan posisinya sebagai hub regional untuk kargo udara dan transshipment,” kata Alvin.
Transshipment merupakan proses pemindahan barang dari satu moda atau penerbangan ke moda maupun penerbangan lain sebelum mencapai tujuan akhir.
Dalam jaringan logistik internasional, proses tersebut memungkinkan barang diteruskan melalui hub tertentu sebelum dikirim ke destinasi berikutnya.
Bagi Lion Parcel, keberadaan hub udara tersebut membuka jalur untuk menghubungkan layanan pengiriman dengan jaringan kargo yang lebih luas.
Perusahaan kemudian mengintegrasikan layanan pengiriman domestik dan internasional dengan konektivitas udara yang tersedia melalui ekosistem Lion Group.
Saat ini, layanan Lion Parcel Malaysia mencakup pelanggan business-to-business (B2B) dan ritel. B2B mengacu pada pengiriman antarbisnis, sementara pelanggan ritel mencakup kebutuhan pengiriman individual.
Layanan internasional diarahkan ke berbagai destinasi yang terhubung melalui jaringan penerbangan Lion Group.
Manfaatkan Jaringan Batik Air Malaysia
Ekspansi Lion Parcel di Malaysia didukung oleh jaringan penerbangan Batik Air Malaysia, yang menurut perusahaan saat ini melayani lebih dari 60 destinasi di 20 negara.
Jaringan tersebut mencakup sejumlah pasar di Asia Tenggara, China, India, Australia, serta destinasi regional lainnya. Lion Parcel memanfaatkan konektivitas tersebut sebagai bagian dari pengembangan jaringan pengiriman lintas negara.
Integrasi antara layanan logistik dan jaringan udara menjadi bagian penting dari model operasional Lion Parcel di Malaysia.
Barang yang dikirim dari Malaysia dapat terhubung dengan jaringan penerbangan Lion Group untuk mencapai destinasi internasional yang tersedia dalam jaringan tersebut.
Sebaliknya, konektivitas tersebut juga membuka jalur bagi barang dari Indonesia maupun pasar lainnya untuk masuk ke Malaysia sebelum diteruskan ke tujuan berikutnya.
Pola tersebut menempatkan Malaysia sebagai salah satu titik penghubung dalam jaringan logistik Lion Parcel.
Farian mengatakan pemanfaatan ekosistem Lion Group membuat perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan pengiriman, tetapi juga membangun konektivitas yang dapat digunakan pelaku usaha dan masyarakat.
“Sehingga, Lion Parcel hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan logistik, tetapi juga sebagai enabler dalam ekosistem logistik yang membuka akses terhadap lebih banyak peluang untuk berkembang,” ujarnya.
Didukung Infrastruktur Kargo di KLIA
Selain jaringan penerbangan, Lion Parcel Malaysia juga didukung fasilitas Cargo Terminal Operator (CTO) yang dioperasikan oleh Batik Air Malaysia. Fasilitas tersebut berada di KLIA Cargo Village, Selangor, Malaysia.
CTO merupakan fasilitas yang menangani aktivitas operasional kargo udara, termasuk proses penerimaan, penanganan, dan pengiriman barang melalui jalur udara.
Bagi Lion Parcel, keberadaan fasilitas tersebut mendukung proses operasional pengiriman internasional yang memerlukan penanganan kargo dan konektivitas udara.
Lokasi fasilitas di kawasan KLIA juga memungkinkan layanan Lion Parcel Malaysia terhubung dengan infrastruktur penerbangan yang menjadi bagian dari jaringan transportasi udara Lion Group.
Perusahaan menyebut dukungan jaringan penerbangan dan fasilitas kargo tersebut dapat membantu proses pengiriman lintas negara berjalan lebih terintegrasi.
Fokus operasionalnya mencakup kebutuhan pelanggan bisnis maupun ritel yang membutuhkan layanan pengiriman internasional.
Ekspansi ke Malaysia sekaligus memperluas cakupan layanan Lion Parcel dari pasar Indonesia menuju jaringan pengiriman internasional.
Sebelumnya, perusahaan menjalankan bisnis logistik dengan basis operasional di Indonesia, sementara ekspansi kali ini menandai pembukaan kantor internasional pertama.
Bagi pelanggan, kehadiran Lion Parcel Malaysia memberikan jalur baru untuk kebutuhan pengiriman lintas negara yang terhubung dengan jaringan Lion Group.
Perusahaan juga membuka peluang kerja sama dengan mitra bisnis di Malaysia sebagai bagian dari pengembangan operasionalnya.
Lion Parcel menyatakan Malaysia menjadi awal dari perjalanan internasional perusahaan.
Setelah membangun fondasi operasional di negara tersebut, perusahaan akan mengeksplorasi peluang untuk memperluas konektivitas serta membangun kolaborasi dengan berbagai mitra di pasar lainnya.
Langkah tersebut menempatkan jaringan udara, fasilitas kargo, layanan pengiriman, dan konektivitas lintas negara sebagai komponen utama dalam ekspansi Lion Parcel.
Untuk tahap awal, Malaysia menjadi pusat operasional internasional pertama yang menghubungkan layanan Lion Parcel dengan jaringan Lion Group di kawasan dan pasar internasional.
Baca Juga: 6 Pelaku Industri Bakal Bagikan Ilmu Tentang AI di Selular Award 2025


