Dengan populasi mencapai lebih dari 165 juta, Indonesia adalah pasar ponsel terbesar ke empat di dunia, setelah China, India dan Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, menurut data lembaga riset terkemuka IDC, setiap tahunnya penjualan ponsel di tanah air mencapai sekitar 30 juta unit. Bahkan dua hingga tiga dekade lalu, saat feature phone masih mendominasi pasar, jumlah permintaan menembus 50 – 60 juta unit.
Namun, raksasa toko ponsel yang dahulu terlihat mendominasi distributor handphone kini satu persatu bertumbangan. Seleksi alam yang akhirnya membuat mereka tumbang dan kini nama besarnya bahkan tidak terdengar.
Siapa sajakah raksasa toko ponsel yang bertumbangan tersebut, dan alasan apa yang membuat mereka akhirnya bertumbangan? Simak dalam laporan khusus Selular berikut ini.


