Selular.ID – Vivo resmi memperkenalkan Vivo Y60 di pasar China sebagai smartphone 5G terbaru di lini seri Y.
Perangkat ini hadir menyasar segmen entry-level dengan kombinasi baterai besar 6.500mAh, layar refresh rate 120Hz, serta chipset Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2.
Peluncuran Vivo Y60 dilakukan pada Mei 2026 dan menjadi bagian dari strategi Vivo untuk memperluas portofolio smartphone kelas menengah bawah dengan fokus pada daya tahan baterai dan ketahanan perangkat.
Smartphone ini juga dibekali sertifikasi IP65 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air serta sertifikasi SGS bintang lima untuk ketahanan benturan dan jatuh.
Secara desain, Vivo tetap mempertahankan pendekatan minimalis khas seri Y dengan bingkai datar dan modul kamera belakang berbentuk lingkar ganda.
Perangkat tersedia dalam tiga pilihan warna yakni Shanhaiqing Blue, Lucky Purple, dan Obsidian Black.
Vivo Y60 mengusung layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+ 1600 x 720 piksel dan rasio aspek 20:9.
Panel tersebut mendukung refresh rate hingga 120Hz untuk menghadirkan tampilan yang lebih mulus saat scrolling media sosial maupun bermain game ringan.
Vivo juga menyematkan tingkat kecerahan tinggi hingga 1.200 nits dalam mode tertentu agar layar tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Pada sektor performa, smartphone ini ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 yang diproduksi dengan fabrikasi 4nm.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR4X hingga 8GB dan penyimpanan internal UFS 3.1 hingga 256GB.
Kombinasi ini ditujukan untuk mendukung penggunaan harian seperti multitasking, streaming video, hingga akses aplikasi berbasis 5G dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Salah satu fokus utama Vivo pada perangkat ini terletak pada kapasitas baterai. Vivo Y60 dibekali baterai 6.500mAh yang diklaim mampu menunjang penggunaan seharian untuk aktivitas multimedia dan komunikasi.
Perangkat mendukung pengisian daya 15W serta reverse charging, memungkinkan smartphone digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat lain.
Vivo juga menyebut baterai perangkat dirancang untuk mempertahankan kesehatan baterai hingga lima tahun penggunaan normal.
Di sektor kamera, Vivo membekali perangkat dengan kamera utama 13MP yang mendukung autofocus dan LED flash.
Sementara di bagian depan terdapat kamera selfie 5MP yang ditempatkan pada notch bergaya waterdrop. Konfigurasi ini memang tidak difokuskan untuk fotografi kelas premium, namun cukup untuk kebutuhan komunikasi video dan dokumentasi harian.
Untuk konektivitas, Vivo Y60 sudah mendukung dual SIM 5G, Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.1, GPS, USB Type-C, serta jack audio 3,5mm yang masih dipertahankan untuk pengguna headset kabel.
Vivo juga menyematkan sensor sidik jari di sisi bodi dan fitur infrared remote control yang memungkinkan smartphone difungsikan sebagai remote perangkat elektronik rumah tangga.
Di pasar China, Vivo memasarkan Y60 dalam beberapa konfigurasi memori. Varian 6GB/128GB dijual seharga 1.799 yuan atau sekitar Rp4 jutaan.
Sementara model 6GB/256GB dibanderol 1.999 yuan dan varian tertinggi 8GB/256GB dipasarkan seharga 2.299 yuan.
Baca Juga:Siap Debut, Vivo Y600 Pro Usung Baterai 10.000mAh
Hingga saat ini, Vivo belum mengumumkan ketersediaan global maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut di pasar Indonesia.




