Selular.ID -

Telkom PIJAR Gelar Try Out Digital untuk 91 Ribu Siswa

BACA JUGA

Selular.ID – Telkom melalui platform pendidikan digital PIJAR memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan nasional dengan menggelar try out berbasis digital yang diikuti lebih dari 91.000 siswa di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan sejumlah Dinas Pendidikan daerah untuk mendukung kesiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) pada 2026.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Telkom memperluas pemanfaatan teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran.

Melalui sistem berbasis data, pelaksanaan try out dirancang untuk membantu sekolah dan pemerintah daerah memperoleh gambaran objektif terkait capaian akademik siswa sekaligus mengidentifikasi area pembelajaran yang masih memerlukan penguatan.

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengatakan kolaborasi antara Telkom dan Dinas Pendidikan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan solusi pendidikan digital yang tepat sasaran di berbagai wilayah.

“Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dan berdampak. Melalui PIJAR, kami berkomitmen mendukung kesiapan siswa menghadapi asesmen secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Faizal.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Transformasi digital di sektor pendidikan menjadi agenda yang terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem evaluasi yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis analitik.

Dalam konteks ini, platform PIJAR dirancang untuk menggantikan sebagian metode konvensional melalui ekosistem ujian digital yang terintegrasi.

ASAJ sendiri merupakan evaluasi akhir yang diterapkan pada jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

Sementara TKA berfungsi sebagai instrumen pengukuran kemampuan akademik siswa yang lebih objektif, sekaligus menjadi alat validasi terhadap capaian pembelajaran yang tercermin dalam nilai rapor.

Dengan dukungan teknologi digital, pelaksanaan try out melalui PIJAR memungkinkan proses ujian berlangsung secara lebih efisien.

Sistem ini dirancang adaptif terhadap kebutuhan sekolah serta dapat diakses oleh peserta secara terstruktur, sekaligus memberikan pengalaman evaluasi yang lebih mendekati asesmen sesungguhnya.

Implementasi program ini telah menjangkau sejumlah wilayah dengan tingkat partisipasi yang signifikan.

Di Kabupaten Karawang, lebih dari 76.000 siswa dari sekitar 1.200 sekolah mengikuti try out TKA melalui platform PIJAR.

Di Kabupaten Boalemo, program serupa diikuti lebih dari 2.100 siswa dari ratusan sekolah.

Sementara itu, di Kota Balikpapan, try out digital untuk ASAJ melibatkan lebih dari 12.500 siswa dari sekitar 500 sekolah.

Jika diakumulasikan, total peserta yang terlibat mencapai lebih dari 91.000 siswa dari berbagai daerah.

Angka tersebut mencerminkan semakin luasnya adopsi teknologi pendidikan di Indonesia.

Tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar, solusi digital untuk evaluasi pembelajaran mulai diterapkan secara lebih merata hingga ke wilayah kabupaten.

Salah satu keunggulan utama PIJAR terletak pada kemampuan pemantauan ujian secara real-time.

Fitur ini memungkinkan sekolah dan Dinas Pendidikan memonitor jalannya asesmen secara langsung, mendeteksi kendala teknis lebih cepat, serta memastikan proses berjalan sesuai standar pelaksanaan.

Selain itu, sistem ini menghasilkan data evaluasi yang dapat dianalisis secara cepat dan akurat.

Bagi sekolah, data tersebut dapat digunakan untuk memetakan capaian pembelajaran siswa dan menyusun strategi penguatan materi secara lebih terarah.

Telkom juga melengkapi implementasi program ini dengan dukungan end-to-end yang mencakup bimbingan teknis bagi operator sekolah, monitoring selama pelaksanaan ujian, pengolahan hasil asesmen, hingga penyusunan laporan komprehensif yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Peran Dinas Pendidikan dalam program ini dinilai strategis karena menjadi penghubung antara kebijakan pusat dan implementasi di lapangan.

Keterlibatan mereka mencakup sosialisasi kepada sekolah, verifikasi kesiapan infrastruktur, hingga memastikan pelaksanaan asesmen berlangsung sesuai prosedur.

Di sisi lain, hasil dari try out digital juga berpotensi menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan pendidikan daerah yang lebih presisi.

Data capaian akademik dapat membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan intervensi pembelajaran secara lebih spesifik.

Melalui perluasan pemanfaatan PIJAR, Telkom menunjukkan komitmennya dalam memperkuat digitalisasi pendidikan nasional.

Integrasi teknologi dan evaluasi pembelajaran berbasis data dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masa depan serta mendukung peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Baca Juga: Telkom Agentic AI BigBox Siap Bantu Bisnis Percepat Transformasi Digital

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU