Sabtu, 20 Juli 2024
Selular.ID -

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp64,56 Triliun

BACA JUGA

Selular.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending pada Mei 2024 mencapai Rp 64,56 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyampaikan outstanding pembiayaan fintech P2P lending terus tumbuh.

Baca juga: HOAX! OJK Beri Bantuan Untuk Lunasi Utang Pinjol

“Pada industri P2P Lending, pertumbuhan outstanding pembiayaan di Mei 2024 terus melanjutkan peningkatan menjadi 25,44 persen year on year (yoy) dengan nominal sebesar Rp64,56 triliun,” kata Agus.

Agusman mencatat tingkat risiko kredit macet secara agregat dilihat dari rasio TWP90 masih dalam kondisi terjaga dengan posisi 2,91% pada Mei 2024.

Angka tersebut naik apabila dibandingkan pada April 2024 dengan TWP90 2,79%. Meski demikian, angka tersebut berada di atas ambang batas yang ditetapkan regulator yakni 5%.

Di sisi lain, dalam rangka penegakan ketentuan, selama Juni 2024, OJK juga telah mengenakan sanksi administratif kepada 16 penyelenggara fintech P2P lending, 28 perusahaan pembiayaan, dan 13 perusahaan modal ventura atas pelanggaran yang dilakukan terhadap Peraturan OJK (POJK) yang berlaku, maupun tindak lanjut hasil pengawasan dan/atau pemeriksaan.

“Pengenaan sanksi administratif terdiri dari 34 sanksi denda dan 53 sanksi peringatan tertulis,” kata Agusman.

Agusman menyebut pihaknya berharap upaya penegakan kepatuhan dan pengenaan sanksi tersebut dapat mendorong pelaku industri sektor PVML untuk meningkatkan aspek tata kelola yang baik, prinsip kehati- hatian, dan pemenuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Sehingga pada akhirnya dapat berkinerja lebih baik dan optimal,” tandasnya.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU