Minggu, 16 Juni 2024

Infografis: Membandingkan Kinerja PT Telkom Lima Tahun Terakhir

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Dalam tayangan di akun YouTube Komisi VI DPR RI pada April 2023, Direktur Utama PT Telkom Ririek Adriansyah membeberkan bahwa industri telekomunikasi mendatang semakin menantang.

Ririek menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membahas Aksi Korporasi Telkom Indonesia  tentang Penataan B2C dan B2B di Telkom Group.

Salah satu tantangannya, kata Ririek, harga data atau broadband semakin menurun, sementara pemakaian semakin bertumbuh, sehingga margin tertekan.

Di tengah persepsi mahal, faktanya harga layanan data internet yang disediakan oleh operator selular di Indonesia, adalah salah satu yang termurah nomor tiga di dunia dibandingkan beberapa negara lain.

Oleh karena itu, sebagai operator, Telkom harus memiliki strategi. Salah satu di antaranya adalah melakukan efisiensi biaya investasi atau capex maupun biaya operasi atau opex.

Baca Juga: Telkomsat dan Starlink Hadirkan Layanan Segmen Enterprise di Indonesia

Meski berbagai tantangan menghadang industri telekomunikasi, PT Telkom tetap mampu menjaga kinerja.

Sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, pencapaian Telkom tercermin dari pertumbuhan yang dicapai. Baik dari sisi pendapatan, EBITDA, hingga laba bersih.

Tengok saja sepanjang 2023, perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp149,2 triliun atau tumbuh sebesar 1,3% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat sebesar Rp77,6 triliun dengan EBITDA margin pada 52,0%.

Sementara itu, laba bersih perseroan tumbuh dua digit sebesar 18,3% YoY menjadi Rp24,6 triliun pada akhir tahun 2023.

Baca Juga: Starlink Sudah Kantongi Izin, Ini Tanggapan Telkom dan XL

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU