Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Samsung, Oppo, Vivo Keok! Transsion Raup Untung Besar

BACA JUGA

Selular.ID – Selama tahun 2023, Transsion Holdings menjadi raja di pasar Indonesia dengan alami pertumbuhan pengiriman paling besar di banding yang lain.

Hal ini didasari oleh laporan terbaru yang disampaikan oleh International Data Corporation (IDC). Terbilang volume pengiriman smartphone di Indonesia pada 2023 mencapai 34,6 juta unit, sebenarnya ini mengalami penurunan 1,2% dibanding 2022 (year on year/yoy).

Kendati begitu, Analis IDC Indonesia Vanessa Aurelia penurunan ini didasari beberapa faktor, salah satunya ketegangan geopolitik.

“Ketidakpastian dari pemerintahan baru, ditambah ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi global, akan terus menjadi hambatan (untuk pengiriman smartphone di Indonesia),” kata Vanessa, dilansir dari laman IDC, Rabu (21/2/2024).

Namun, meskipun pasar yang sedang lesu, tapi senyum lebar dirasakan oleh Infinix, Tecno, dan Itel yang tergabung dalam keluarga Transsion.

Di mana sepanjang 2023 Transsion meraup keuntungan yang besar karena pertumbuhan volume pengiriman 38,9% (yoy). Ini menjadikan Transsion sebagai merek smartphone yang tumbuh paling pesat di Indonesia Ketimbang yang lain.

Baca Juga: Mentang-mentang Saudara, 3 HP Dari Transsion Group Ini Mirip

Infinix dan kawan-kawan itu mencetak pengiriman 4,5 juta unit pada 2023, naik dari 2022 yang capaiannya 3,3 juta unit.

Sementara volume pengiriman smartphone Samsung, Vivo, dan Oppo alami penurunan pada 2023, seperti terlihat pada grafik.

Sejalan dengan itu, teringat ucapan dari lembaga riset tetangga, Counterpoint yang disampaikan oleh Senior Analyst Counterpoint, Febriman Abdillah bahwa harga masih sangat mempengaruhi orang membeli smartphone.

Pasalnya, vendor yang tergabung dalam Transsion Holdings ini menjual produk smartphone dengan harga yang sangat miring.

Contohnya, Itel punya smartphone P55 yang sudah 5G namun harga yang ditawarkan sangatlah murah, yakni di kisaran satu jutaan.

Bukan hanya bermain di satu jutaan jadi andalan Itel. Di Infinix punya produk smartphone gaming, beneran gaming, Infinix GT 10 Pro yang harganya cuma Rp 3 jutaan.

Satu lagi, teruntuk Tecno yang punya produk smartphone lipat yakni Tecno Phantom V Flip di jual dengan harga Rp 7-8 jutaan.

Kalau menoleh ke brand tetangga, harga-harga dari smartphone-smartphone tersebut sudah pasti harganya cukup tinggi. Ini yang di lihat betul oleh Transsion dan bukti nyata bahwa hal tersebut berhasil.

Tapi dalam data yang dilaporkan oleh IDC, bukan cuma Transsion yang alami pertumbuhan pengiriman. Xiaomi juga rasakan hal yang sama namun tidak begitu signifikan.

Baca Juga: Antara Infinix, Itel, Tecno, Mana Yang Buat Transsion Masuk Ke Papan Atas? Ini Dia Sosoknya

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU