Kamis, 23 Mei 2024
Selular.ID -

Bukan MediaTek! Menurut Canalys, Ini Chipset Andalan Infinix Dkk

BACA JUGA

Selular.ID – Infinix identik dengan chipset MediaTek, saudaranya yang tergabung di Transsion Group juga rasakan hal yang sama, tapi ternyata penggunaan chipset di smartphone Infinix, Tecno, dan Itel di dominasi oleh Unisoc.

Sebelumnya telah membahas dari laporan Canalys, chip MediaTek mendominasi smartphone yang ada di dunia.

Terhitung di kuartal keempat 2023, MediaTek hadir di 117 juta perangkat smartphone dikirimkan bersama silikonnya selama periode Oktober hingga Desember.

Ini menjadikannya yang tertinggi ketimbang kompetitor, Qualcomm yang hanya menempati urutan ketiga dibawah Apple.

Dapat dikatakan pula, smartphone yang ditenagai oleh chipset MediaTek berakhir di smartphone Android dengan harga murah. Bisa jadi alasan perusahaan tersebut tetap menjadi yang teratas.

Baca selengkapnya: MediaTek Jadi Andalan Smartphone, Qualcomm Kalah Jauh

Tapi kali ini ada yang menarik perhatian bukan dari chipset papan atas tersebut. Melainkan brand smartphone Infinix yang kini menjadi kuda hitam bersamaan keluarga Transsion.

Infinix di pasar Indonesia menjelma mengacaukan brand-brand yang berada di posisi 5 besar, pencapaian yang baik. Mengingat Infinix sangat kuat di pasae entry level.

Mengingat pula, smartphone Infinix di Indonesia sering kali menggunakan chipset dari MediaTek. Selaras dengan pernyataan sebelumnya, Infinix hadir dengan harga yang murah.

Tapi nyatanya bukan MediaTek yang menjadi langganan Infinix. MediaTek hanya sekian persen masih kalah jauh dengan produsen chipset ini.

Ia adalah Unisoc, perancang chip ponsel cerdas Shanghai yang dulu dikenal sebagai Speadtrum. Selama kuartal keempat, 27 juta smartphone yang dikemas dengan chipset Unisoc telah dikirimkan.

Menurut data dari Canalys pula, ternyata Infinix beserta keluarga besar Transsion lainnya (Tecno dan Itel) menggunakan chipset Unisoc hampir setengahnya pengiriman yang dicapai oleh Unisoc.

Atau 48% Transsion mempercayai chipset Unisoc, sedangkan Transsion dengan MediaTek hanya 13%.

Dalam artian, jika selama kuartal empat Unisoc mengirimkan 27 juta ke smartphone, berarti kurang lebih 12 juta smartphone yang tergabung di Transsion (Infinix, Tecno, Itel) itu mempercayai Unisoc.

Uniknya, banyak brand smartphone yang pakai chipset Qualcomm, tapi Transsion Group tidak pernah menggunakan chipset dari produsen Qualcomm Snapdragon.

Baca juga : Antara Infinix, Itel, Tecno, Mana Yang Buat Transsion Masuk Ke Papan Atas? Ini Dia Sosoknya

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU