Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Keunggulan Model AI Gemini 1.5 Ketimbang Generasi Sebelumnya

BACA JUGA

Selular.ID – Google merilis penerus model AI Gemini 1.0 yakni Gemini 1.5 dengan peningkatan yang lebih dramatis. Salah satu peningkatan yang dimaksud adalah kemampuan pemahaman konteks yang lebih luas.

Salah satu fitur utama dari Gemini 1.5 adalah jendela konteks yang besar, memungkinkan penanganan pertanyaan yang lebih besar dan melihat lebih banyak informasi sekaligus.

Dengan jendela konteks sebesar 1 juta token, Gemini 1.5 dapat memberikan jawaban yang lebih canggih dan informatif daripada sebelumnya.

Fitur lainnya adalah penggunaan teknik Mixture of Experts (MoE), yang membuat model lebih cepat dan efisien dengan hanya menjalankan sebagian dari keseluruhan model saat diperlukan.

Hal ini diharapkan akan meningkatkan pengalaman pengguna dan kinerja secara keseluruhan.

Meskipun saat ini hanya tersedia untuk pengguna bisnis dan pengembang melalui platform Google Vertex AI dan AI Studio, Gemini 1.5 diharapkan akan menggantikan versi sebelumnya dan menjadi standar bagi semua pengguna di masa depan.

Google menyebutkan, Model AI konteks window terdiri dari token-token, merupakan blok bangunan yang dipakai untuk memproses informasi.

Token yang dimaksud bisa berupa bagian atau subbagian dari kata, gambar, video, audio, atau kode.

Makin besar jendela konteks model, makin banyak informasi yang bisa diambil dan diproses melalui prompt tertentu. Jadi outputnya lebih konsisten, relevan, dan berguna,”

Gemini 1.5 Pro memiliki jendela konteks standar sebesar 128.000 token. Sebagai bandingan, Gemini 1.0 memiliki 32.000 token.

Jumlah token di Gemini 1.5 setara dengan 700.000 kata, 30.000 baris kode, 11 jam audio, atau 1 jam video. Sebagai perbandingan, GPT-4 Turbo memiliki 128.000 token.
Gemini 1.5 Pro milik Google juga diklaim mampu menganalisis dengan baik, mengklasifikasikan, serta meringkas sejumlah besar konten sesuai dengan prompt yang diberikan.

Misalnya ketika diberikan transkrip 402 halaman dari misi Apollo 11, model AI ini mampu mempertimbangkan informasi dari percakapan, peristiwa dan detail yang ditemukan di seluruh dokumen.

Meskipun persaingan antara perusahaan AI semakin ketat, dengan OpenAI juga mengumumkan inovasi terbaru mereka, Gemini 1.5 menjanjikan kemajuan yang mengesankan bagi pengguna yang telah terintegrasi dalam ekosistem Google.

Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di semua pihak untuk memaksimalkan potensi model ini.

Pihak Google menegaskan bahwa pada akhirnya, pengguna akan fokus pada pengalaman yang diberikan oleh teknologi tersebut, tanpa perlu memperhatikan detail teknis di baliknya.

Baca Juga:Ada AI Baru Yang Digadang Bisa Saingi Gemini Ataupun ChatGPT

Namun, pada saat ini, pemahaman tentang teknologi yang mendasari tetap penting, karena teknologi terus berkembang dengan cepat.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU