Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Cari Kerja Pakai AI Dari Jobstreet

BACA JUGA

Selular.ID – SEEK telah berhasil mengintegrasikan tiga platform pasar tenagakerja di Asia Pasifik – SEEK, Jobstreet, dan Jobsdb yang akan beroperasi didukung teknologi AI.

Integrasi ini menyatukan jutaan pencari kerja dan pemberi kerja di seluruh wilayah Asia Pasifik untuk menghubungkan lebih banyak orang yang tepat dengan pekerjaan yang tepat.

Terjadinya transformasi platform Jobstreet bermula dari investasi SEEK sebesar AUD$180 juta yang dilakukan melalui akuisisi Jobstreet dan Jobsdb 10 tahun yang lalu.

“Di SEEK, semua yang kami lakukan adalah untuk para pelanggan. Melalui satu platform terintegrasi ini, kami sekarang dapat menawarkan produk kami kepada jutaan orang di seluruh Asia dengan cara yang baru, sehingga pelanggan kami dapat menemukan pekerjaan dan talenta dengan lebih mudah.” kata Peter Bithos, CEO,Asia, SEEK.

“Hal ini menempatkan kami pada posisi yang lebih kuat, lebih dari sebelumnya, untuk mewujudkan ambisi kami dalam membantu 500 juta orang mengembangkan karir mereka dengan lima juta perusahaan di kawasan Asia Pasifik,” lanjutnya

Platform SEEK ini menghadirkan manfaat AI pada platform Jobstreet dan Jobsdb di Asia, yangbertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna bagi pemberi kerja dan pencari kerja diseluruh Asia Pasifik.

Bagi pemberi kerja, platform ini menggunakan model AI untuk menilai kecocokan pencari kerjadan memberikan rekomendasi yang sangat personal dengan memproses data dari berbagai sumber, termasuk resume, deskripsi iklan lowongan kerja, dan perilaku pemberi kerja untukpengalaman kerja sebelumnya.

Hal ini memungkinkan pemberi kerja untuk merekrut dengan cepat dan tepat. Pemberi kerja juga dapat mempercepat proses seleksi dengan menambahkanpertanyaan-pertanyaan yang direkomendasikan oleh AI di iklan lowongan kerja mereka.

Untuk membuat proses pencarian kerja menjadi lebih efisien dan relevan bagi pencari kerja,mereka kini dapat dengan mudah dicocokkan dengan pekerjaan yang direkomendasikan olehAI yang paling sesuai dengan kualifikasi mereka berdasarkan pengalaman dan keterampilan mereka.

Memanfaatkan AI, SEEK juga memprediksi kapan seseorang menjadi kandidat kuatuntuk suatu posisi dengan menunjukkan tanda “calon pelamar kuat”, sehingga pencari kerjadapat membuat keputusan yang lebih tepat untuk melamar suatu posisi.

Setelah integrasi ini, SEEK sekarang dapat memanfaatkan kumpulan data yang lebih besar diseluruh Asia Pasifik, dengan memberdayakan algoritma AI-nya untuk memberikan kecocokanyang lebih tepat dan relevan antara perusahaan dan pencari kerja.

Pada akhirnya, hal ini akanmenghasilkan pengalaman pengguna yang lebih baik dan mempercepat proses perekrutan diplatform Jobstreet dan Jobsdb.

Memungkinkan inovasi yang berpusat pada pelanggan dengan cepatMelalui ketiga platform yang terintegrasi se-Asia Pasifik, SEEK sekarang dapat meningkatkanpenggunaan wawasan berbasis data, pengujian produk, dan inovasi dengan cepat.

Di Indonesia, SEEK telah memperkenalkan fitur baru di platform Jobstreet – pencarian menggunakan bahasa sederhana.

Inovasi ini memungkinkan pencari kerja untuk mengirimkan pertanyaan pekerjaan menggunakan frasa sederhana atau kalimat lengkap di platform,sehingga mereka tidak perlu hanya mengandalkan frasa kata kunci (misalnya “Analis bisnis”).

Didukung oleh model bahasa besar (LLM), teknologi yang sama di balik ChatGPT, fitur ini memungkinkan pengalaman pencarian yang lebih organik dan menarik bagi para pencari kerja.

Baca juga : Artificial Intelligence Diprediksi Terus Tumbuh, Puncaknya Di Tahun 2030

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU