Sabtu, 22 Juni 2024
Selular.ID -

Sejumlah Data Center Pilih Berlokasi di Cikarang, Pj Bupati Bekasi Janji Siapkan SDM Berkualitas

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Cikarang, Kabupaten Bekasi menjadi tempat yang memiliki data center dari sejumlah perusahaan ternama.

Setelah Data Center Indonesia (DCI), ada lagi sejumlah perusahaan data center yang membangun kampus data di Cikarang.

Sebut saja Amazon Web Service (AWS), lalu ada Pusat Data Nasional yang Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) buat.

Kini yang terbaru ada perusahaan data center Amerika Serikat EdgeConnex yang juga membuat pusat datanya di Cikarang.

TONTON JUGA:

Ketika banyak perusahaan teknologi yang mempercayakan tempatnya di Cikarang, lalu bagaimana dengan kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) di tempat tersebut?

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengaku bangga Kabupaten Bekasi menjadi destinasi investasi perusahaan teknologi.

Baca juga: Setelah Malaysia, EdgeConnex Perluas Kampus Hyperscale di Indonesia

Dengan kepercayaan yang telah banyak pihak berikan ini, Dani mengatakan Pemkab Bekasi akan mengemban tanggung jawab tersebut.

“Kami akan bertanggung jawab untuk pengamanan objek vital dengan berdedikasi secara penuh,” ujarnya saat hadir di acara peresmian data center EdgeConnex di Lippo Cikarang, Rabu (13/9/2023).

Bentuk tanggung jawab itu, sambung Dani, salah satunya dengan mempersiapkan SDM Bekasi yang berkualitas.

“Dengan banyaknya investasi yang ada di Cikarang ini tentu saja membuka lapangan kerja baru dan Pemkab Bekasi akan berupaya untuk mempersiapkan SDM berkualitas,” jelasnya.

“Kami juga sudah melakukan beberapa pendirian perguruan tinggi untuk membangun SDM hingga sarana pendukung lainnya seperti hunian dan sebagainya,” sambungnya.

Agenda Besar Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan akan berupaya menarik sebanyak mungkin investor di bidang data center.

Luhut mengatakan Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura terkait data center.

Menurutnya, Indonesia menjadi pasar yang potensial bagi para pelaku data center lantaran memiliki jumlah penduduk 250 juta jiwa.

Selain itu, Luhut juga mengatakan dengan adanya sejumlah investor data center, Indonesia juga memiliki agenda kedepan terkait digitalisasi.

“Agenda ke depan di bidang industrialisasi, dekarbonisasi, pendidikan yang terjangkau dan berkualitas tinggi, pemerataan ekonomi, digitalisasi, dan infrastruktur,” ujarnya saat menghadiri acara peresmian EdgeConneX di Cikarang, Rabu (13/8/2023).

“Oleh karena itu, fasilitas canggih seperti yang dikembangkan oleh EdgeConneX sangat penting dalam menarik dan mendorong konektivitas, komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), dan aplikasi TI penting lainnya dari perusahaan-perusahaan terkemuka,” sambungnya.

Luhut menambahkan dengan terus mendorong ekosistem teknologi mutakhir, ekonomi Indonesia akan terus berkembang pesat.

“Yang terpenting, kemajuan ini akan dicapai dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan, memastikan masa depan yang lebih hijau dan tangguh,” ungkapnya.

EdgeConnex di Indonesia

Baca juga: Telin Next Gen Platform (TNeX) Diresmikan, Menghubungkan Data Center di Seluruh Dunia

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU

Realme GT 6 Ada Versi Murahnya!