Minggu, 23 Juni 2024
Selular.ID -

Setelah Malaysia, EdgeConnex Perluas Kampus Hyperscale di Indonesia

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Setelah Malaysia, Pusat Data Hyperlocal hingga Hyperscale global, EdgeConnex kini ada di Indonesia.

Philbert Shih, Founder and Managing Director of Structure Research mengatakan masuknya EdgeConneX ke Indonesia menandakan kehadiran EdgeConneX di tiga negara terbesar di dunia di luar Amerika Serikat.

“Indonesia memiliki demografi yang kuat, sektor teknologi lokal yang berkembang pesat, dan infrastruktur hyperscale dalam negeri,” ujar Philbert kepada Selular, Rabu (13/9/2023).

“Selain itu, Indonesia berada di awal kurva adopsi untuk layanan infrastruktur yang dialihdayakan seperti cloud dan pusat data,” ungkapnya.

TONTON JUGA:

Philbert menambahkan Indonesia memiliki potensi jangka panjang yang luar biasa, dan Jakarta merupakan pusat dari pertumbuhan ini.

“Indonesia adalah rumah bagi semua cloud hyperscale utama di Amerika Serikat dan Tiongkok, serta media sosial dan tingkatan skala web yang sedang berkembang yang akan digabungkan untuk menciptakan volume permintaan yang luar biasa untuk pusat data hyperscale,” ujarnya.

Baca juga: Kurangi Jejak Karbon, Data Center EDGE DC Terapkan 100% Renewable Energy

EdgeConneX juga mengumumkan keberhasilan pelaksanaan transaksi penting senilai $403,8 juta untuk Sustainability-Linked Senior Facilities, yang mempercepat rencana ekspansi dan inisiatif ramah lingkungan perusahaan untuk jejak pusat data di Jakarta, Indonesia.

Transaksi perdana ini membuka jalan bagi peningkatan kemampuan keberlanjutan, termasuk efisiensi daya, sumber energi terbarukan, dan langkah-langkah keamanan yang lebih baik bagi EdgeConneX untuk mengembangkan beberapa pusat data di wilayah ini yang akan membawa kampus hyperscale Indonesia di Jakarta menjadi lebih dari 120 MW.

Selain itu, EdgeConneX juga meresmikan rencana perluasan kampus pusat data di Jakarta dalam prosesi pemotongan pita, yang dihadiri para tamu undangan, termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Pejabat lain yang terlibat dalam prosesi tersebut termasuk pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat, bersama dengan Co-founder and CEO EdgeConneX, Randy Brouckman, dan Managing Director APAC, Kelvin Fong.

Sebagai kota terbesar di Indonesia dengan populasi lebih dari 33 juta jiwa, Jakarta merupakan pintu gerbang penting di Asia Tenggara untuk kegiatan komersial, perdagangan, dan teknologi.

Baca juga: Begini Cara Agar Terhindar Dari Galbay Pinjol

Dengan jaringan fiber yang luas, kepadatan daya, interkonektivitas dengan latensi rendah, dan opsi peering global, Jakarta merupakan pasar dengan tingkat pertumbuhan tinggi dan memiliki peluang yang signifikan bagi perusahaan-perusahaan cloud raksasa untuk mempercepat akses ke layanan cloud, pengiriman konten, dan layanan konektivitas mereka.

Memanfaatkan Strategi Keberlanjutan EdgeConneX, kesepakatan inovatif ini mencakup pinjaman Luar Negeri dalam Dolar AS.

Format ini menyediakan penyesuaian margin ketika EdgeConneX memenuhi Indikator Kinerja Utama (KPI) tertentu terkait Efektivitas Penggunaan Daya (PUE) pusat datanya, penggunaan listrik terbarukan, dan pencapaian tujuan keselamatan.

Target KPI ini selaras dengan strategi Customer, People, Planet EdgeConneX, yang mencakup kebijakan keberlanjutan menyeluruh yang mendukung tujuan perusahaan untuk menjadi penyedia pusat data yang bebas karbon, limbah, dan air pada tahun 2030.

Rencana ke depan ini mencakup EdgeConneX yang mengembangkan dan mengoperasikan platform pusat data yang digerakkan oleh 100% energi terbarukan.

Baca juga: Solusi Jaringan Edge dan Private 5G Berbasis Satelit Juga Tersedia di Indonesia

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU