Minggu, 16 Juni 2024
Selular.ID -

Chip Kirin 5G Huawei Bikin Ketar-ketir Qualcomm

BACA JUGA

Selular.ID – Menurut analis Ming-Chi Kuo kehadiran chipset Huawei Kirin 5G membuat ketar-ketir industri terutama pada Quallcomm.

Diawali dari Huawei yang telah memperkenalkan produk smartphone terbarunya kepasar yakni Mate 60 Pro dengan chipset yang sudah support jaringan 5G.

Bisa dikatakan langkah Huawei ini mengejutkan semua orang dengan melengkapi ponsel ini dengan SoC Kirin 9000s. Chipset ini atas bantuan yang dibuat oleh SMIC (pabrik pengecoran terbesar di Tiongkok) menggunakan node proses 7nm.

Hal ini merupakan sebuah kejutan karena sejauh yang diketahui SMIC tidak memiliki peralatan untuk membuat chipset 7nm berkualitas smartphone.

Lanjut Menurut Ming-Chi Kuo, tahun lalu Huawei membeli 23 juta hingga 25 juta chipset dari Qualcomm dan jumlah tersebut meningkat menjadi 40 juta hingga 42 juta pada tahun ini.

Tapi Ketika Huawei terus menggunakan chip Kirin tahun depan, Qualcomm tidak hanya akan kehilangan seluruh bisnis yang diperolehnya dari Huawei, namun juga akan kehilangan bisnis dari produsen ponsel Tiongkok non-Huawei yang akan mengirimkan lebih sedikit ponsel karena persaingan yang lebih ketat dari Huawei.

Kuo mengatakan pengiriman SoC Qualcomm ke China tahun depan (2024) akan lebih rendah 50 juta-60 juta unit dibandingkan tahun ini dan akan terus menurun setiap tahun.

Analis tersebut mengatakan bahwa surveinya memperkirakan bahwa segera setelah kuartal keempat tahun ini (yang dimulai bulan depan), Qualcomm akan memulai perang harga di Tiongkok untuk mendapatkan kembali pangsa pasar. Namun hal ini akan mengakibatkan keuntungan yang lebih rendah.

Qualcomm memiliki dua masalah lain yang perlu dikhawatirkan, menurut Kuo. Salah satunya adalah pangsa pasar yang lebih tinggi dari perkiraan untuk Samsung Exynos 2400, chipset deca-core yang diperkirakan akan digunakan Samsung pada beberapa ponsel seri Galaxy S24 tahun depan dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3.

Masalah lainnya adalah Apple akan menggunakan chip modem 5G buatannya sendiri untuk menggantikan Qualcomm pada tahun 2025.

Baca juga : Jika Huawei Tidak Di Banned Oleh Amerika, Mungkin Akan Seperti Ini

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU