Jumat, 24 Mei 2024
Selular.ID -

GudangAda dan CELIOS Bagikan Strategi Bisnis Untuk Hadapi Tantangan Industri B2B FMCG 2023

BACA JUGA

Selular.ID – GudangAda dan CELIOS bagikan strategi bisnis untuk hadapi tantangan industri business to business (B2B) fast moving consumer goods (FMGC) tahun 2023.

Transformasi digital saat ini telah membawa perubahan besar di industri B2B FMCG berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi melalui penguatan potensi UKM.

Bhima Yudhistira selaku Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) memberikan hasil studi soal outlook retail.

Khususnya business to business (B2B) fast moving consumer goods (FMGC) tahun 2023. Studi B2B FMGC Markterplace Indonesia Outlook 2023 dilakukan bersama platform jual beli GudangAda dengan studi literatur dari berbagai sumber baik primer maupun sekunder dan studi terdahulu yang relevan. Salah satu hasilnya menjelaskan apa saja tantangan yang dihadapi oleh UKM atau pelaku warung.

Studi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada publit tentang kondisi bisnis B2B FMCG di Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Targetkan 30 Juta UKM Go Digital, GudangAda Gelar Lokakarya Bisnis Digital

Serta peluang kolaborasi antar pelaku usaha untuk memperbesar potensi pasar B2B FMCG. Studi terkini GudangAda dan CELIOS melaporkan bahwa 60% UKM di Indonesia merasakan manfaat dari penerapan digitalisasi pada bisnisnya. Seperti mempermudah mencari supplier dan dapat menjangkau pelanggan.

Yuanita Agata selaku SVP Marketing & Corporate Affairs GudangAda mengatakan, “Hasil studi CELIOS ini diharapkan dapat menjadi acuan pelaku bisnis rantai pasok Indonesia dalam mengkaji lanskap bisnis B2B, serta mengatur strategi bisnis terbaik untuk menghadapi tantangan ekonomi dari sudut pandang inovasi digital di industri B2B FMCG. Berbekal pengalaman panjang manajemen GudangAda di industri B2B Indonesia dan hubungan strategis dengan segenap pelaku bisnis rantai pasok B2B yang telah terjalin lama, kami meyakini dapat memberikan insights bisnis yang tepat bagi tumbuh kembangnya bisnis B2B, khususnya di tahun 2023 ini.”

Bhima menambahkan, platform digital B2B memberikan banyak manfaat bagi principal FMCG. Di antaranya, untuk menyediakan data transaksi secara granular dan real time sebagai dasar penyusunan strategi.

“Bagi principal, ada kepastian secara real time sehingga mereka bisa mendapatkan gambaran ke mana ke mana pasar itu sedang bergerak,” Kata Bhima.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU