Cara Menggunakan ChatGPT, Cara Kerja, Cara Daftar, Serta Risikonya

Layanan Cloud Milik Microsoft Pakai ChatGP
Layanan Cloud Milik Microsoft Pakai ChatGP

Selular.ID – Seperti yang kita ketahui bersama, ChatGPT sedang menjadi pembicaraan di media sosial saat ini. Yuk, kenali ChatGPT dibawah ini.

Platform percakapan dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) telah menuai banyak apresiasi dari warganet karena kemampuanya menjawab pertanyaan secara otomatis, cepat, dan mendetail.

Chatbot GPT merupakan aplikasi perangkat lunak yang dibuat untuk meniru pecakapan mirip manusia berdasarkan permintaan penggunanya.

Teknologi kecerdasan buatan ini, di dalamnya bisa memahami bahasa alami manusia, serta menghasilkan teks tulisan yang mirip dengan buatan manusia.

Menurut data yang diambil dari berbagai sumber platform yang baru dirilis ini, lebih dari satu minggu, jumlah pengguna Chat GPT telah mencapai lebih dari 1 juta.

Baca juga: Meta Buat Kecerdasan Buatan untuk Bantu Cek Fakta Ensiklopedia Daring

Apa itu ChatGPT dan cara kerjanya

OpenAI menyatakan model ChatGPT dilatih menggunakan teknik pembelajaran mesin yang disebut Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF).

Teknologi AI yang berada di dalam platform ini berfokus untuk memudahkan kamu sebagai penggunannya.

Sejumlah pengguna yang telah mengakses platform ini menyatakan ChatGPT merupakan alternatif dari mesin pencarian Google. Platform ini bahkan mampu memberikan deskripsi, jawaban, dan solusi untuk pertanyaan yang kompleks.

ChatGPT dapat membantu para pengguna untuk membuat konten untuk situs web, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan rekomendasi, serta membuat chatbot otomatis. Aplikasi ini juga memungkinkan penulisan baris kode, esai pendek dan bahkan karya musik.

“Segera anda akan dapat memiliki asisten yang membantu yang berbicara dengan anda, menjawab pertanyaan, dan memberikan saran. Nanti anda dapat memiliki sesuatu yang berbunyi dan melakukan tugas untuk kamu. Akhirnya kamu dapat memiliki sesuatu yang menemukan pengetahuan baru untuk kamu,” Ujar CEO OpenAI, Sam Altman. Yang dikutip dari berbagai sumber.