Berikut Dampak Buruk Media Sosial Bagi Kehidupan Sehari-hari

dampak buruk media sosial
dampak buruk media sosial

Selular.ID – Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sudah memberikan kemajuan untuk sarana kehidupan sehari-hari.

Perkembangan informasi dan komunikasi salah satunya. Hal tersebut didukung dengan semakin masifnya media sosial yang hadir di kehidupan kita.

Dikutip dari berbagai sumber, media sosial merupakan bentuk komunikasi elektronik yang mengacu pada sarana interaksi pengguna.

Di media sosial pengguna juga dapat membuat, berbagi, dan bertukar informasi dan ide dalam komunitas maupun jaringan virtual.

Media sosial saat ini menjadi media komunikasi, kreativitas, hingga sarana alat bisnis yang luar biasa. Pasalnya tak hanya dampak positif yang ditimbulkannya. Media sosial juga memiliki dampak negatif pada kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Daftar Media Sosial Yang Paling Banyak Diunduh Di Indonesia, TikTok Paling Atas

Berikut Selular.ID sudah rangkum buat kamu dampak buruk media sosial bagi kehidupan sehari-hari. Yuk, simak ulasannya.

  1. Menurunya kualitas kehidupan

Banyak bermunculan beragam media sosial membuat kamu sebagai pengguna saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya pada perangkat elektronik.

Kamu cenderung terpaku pada beragam konten yang bertebaran di media sosial. Akibatnya media sosial menjadi adiktif.

Semakin banyak kamu menghabiskan waktu di media sosial, semakin besar kemungkinan mengalami penurunan kualitas dalam hubungan pribadi dengan orang terdekat.

Hal ini juga diperparah dengan beragam konten yang secara tidak langsung dapat menimbulkan perbandingan sosial yang memicu depresi hingga frustasi.

  1. Kesehatan fisik

Terlalu lama memandang HP dan perangkat eloktronik tentu akan mempengaruhi kesehatan fisik. Menatap HP terlalu lama akan mengganggu kesehatan seperti mata kering, mual, pusing, hingga miopi. Tak hanya itu hal lain yang terjadi adalah mempengaruhi pegal hingga sakit leher.

  1. Kesehatan mental

Munculnya berbagai konten di media sosial secara tak sadar terkadang membuat kamu merasakan perbandingan sosial.

Media sosial dapat membangkitkan perasaaan iri yang mengarah pada depresi dan kecemasan pada individu. Hal ini juga berpotensi menyebabkan penurunan kesejahteraan psikologis.