Jangan Tertipu! Simak Perbedaan Pinjol Legal dan yang Ilegal

Pinjol

Selular.ID – Waspada! Jangan sampai kamu menjadi korban, kamu harus tahu perbedaan pinjol legal dan ilegal supaya kamu tidak terkecoh.

Maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Aksi meresahkan para penagih utang yang meneror masyarakat membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertindak.

Fintech pinjaman online ini menjadi mendapat sorotan negatif dari masyarakat karena banyaknya kasus penagihan yang keterlaluan.

Pasalnya, peminjam dikenakan potongan administarasi tidak jelas yang sangat besar, ditambah bunga dan denda yang sangat besar pula.

Fintech yang resmi dan legal pun harus terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK. Beragam fintech ini juga wajib mematuhi segala aturan yang ada. Seperti akses data konsumen dibatasi hingga cara penagihan sesuai kode etik.

Kamu sebagai pengguna pinjol maupun tidak harus terus waspada terhadap perusahaan yang menawarkan pinjaman secara online sehingga kamu tidak menjadi korban, dan kamu juga dapat mengakses daftar fintech legal ini di situs resmi OJK.

Baca juga: Tiga Cara Cek Aplikasi Pinjaman Online Di Situs Resmi OJK

Dikutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Berikut perbedaan pinjol legal dan ilegal yang perlu kamu ketahui.

Berikut ciri-ciri pinjaman online ilegal:

  1. Tidak terdaftar/tidak berizin dari OJK
  2. Menggunakan SMS/WhatsApp dalam memberikan penawaran
  3. Pemberian pinjaman sangat mudah
  4. Bunga atau biaya pinjaman serta denda tidak jelas
  5. Ancaman terror, intimidasi, pelecehan bagi peminjam yang tidak bisa membayar
  6. Tidak mempunyai layanan pengaduan
  7. Tidak mengantongi identitas pengurus dan alamat kantor yang tidak jelas
  8. Meminta akses seluruh data pribadi yang ada di dalam gawai peminjam
  9. Pihak yang menagih tidak mengantongi sertifikasi penagihan yang dikeluarkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)