Catatan Akhir Tahun 2022: Jalan Berliku Suntik Mati TV Analog

Catatan Akhir Tahun 2022: Akhirnya Pemerintah Suntik Mati TV Analog
Catatan Akhir Tahun 2022: Akhirnya Pemerintah Suntik Mati TV Analog

Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi telah mematikan siaran TV analog, suntik mati TV analog dilakukan pada 2 November 2022 lalu.

Keputusan yang diambil Kominfo terhitung berjalan santai, dan cenderung tak serius. Menengok ke belakang, program strategis mulai muncul di era Menkominfo Tifatul Sembiring (2009 – 2014) dan coba dilanjutkan oleh Rudiantara (2014 – 2019).

Sayangnya, meski telah berganti dua pejabat, peralihan frekuensi 700 Mhz untuk lebih banyak dimanfaatkan, tidak hanya penyiaran namun informasi kebencanaan dan layanan internet tak semudah yang dibayangkan.

Sebelumnya Kementerian Kominfo yakin, peralihan TV analog ke digital dapat tuntas pada akhir 2017. Dari program digitalisasi televisi itu, kelak frekuensi 700 MHz akan memiliki digital dividen sebesar 112 MHz.

Namun sayangnya, rencana itu menemukan banyak hambatan. Pada 2015, Mahkamah Agung (MA) malah membatalkan Peraturan Menteri Kominfo No. 22/2011 tentang Penyelenggaraan Televisi Digital yang sudah diketok palu oleh Tifatul Sembiring.

Baca Juga:Jalan Berliku Suntik Mati TV Analog: Digagas Tifatul Sembiring, Diteruskan Rudiantara, Dituntaskan Johny G. Plate

Keputusan MA itu tentu saja berdampak pada kekosongan hukum. Sehingga program Analog Switch-Off (ASO) kembali jalan di tempat.

Setelah peralihan kepemimpinan dari Tifatul ke Rudiatara, Kominfo masih berupaya melanjutkan program ASO.

Rudiantara bahkan menargetkan program TV Digital bisa kelar pada 2018 agar frekuensi 700 MHz bisa dioptimalkan untuk layanan broadband.

Namun ketiadaan payung hukum, termasuk mandeknya RUU Penyiaraan di DPR, membuat target Rudiantara dalam menuntaskan ASO, hanya sekedar impian belaka.

Setelah bertahun-tahun dijegal oleh ATVJI, di era kedua pemerintahan Presiden Jokowi, peralihan TV analog ke digital pada akhirnya menjadi kenyataan.

UU Cipta Kerja yang diterbitkan pada 20 Oktober 2020, menjadi landasan hukum bagi Menkominfo Johny G. Plate menggolkan program ASO sesuai ketentuan yang berlaku.

MNC Group dan Antv ikuti aturan
MNC Group dan ANTV perwakilan Viva Group terpantau sudah menuruti atas keputusan pemerintah.

Sebelumnya Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia geram lantaran masih ada stasiun televisi yang menyiarkan siaran analog. diantaranya, RCTI, Global tv, MNC TV, iNews TV, ANTV.

Pemerintah sudah memutuskan pemberlakuan siaran televisi digital dari sebelumnya analog sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:Harga STB di Pasaran Saat Ini, Wilayah Jatim I Susul Lakukan ASO

Mahfud pun mengancam jika masih membandel, maka stasiun televisi yang masih melakukan siaran secara analog dianggap illegal.

“Jika sekarang masih melakukan siaran-siaran melalui analog, maka itu bisa dianggap illegal dan bertentangan dengan hukum yang berlaku.” Tegasnya Mahfud.